Bank Mandiri Ramal BI Turunkan Suku Bunga Acuan 75 Bps hingga 2020

Senin, 29 April 2019 20:32 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Bank Mandiri Ramal BI Turunkan Suku Bunga Acuan 75 Bps hingga 2020 Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Bank Mandiri memproyeksikan Bank Indonesia (BI) memiliki ruang untuk melonggarkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate di tahun ini dan tahun 2020 hingga 75 basis point (bps). Penurunan itu tentunya dengan mempertimbangkan beberapa faktor.

"Forcast kami untuk BI rate menurut hasil riset oleh chief economist, untuk akhir tahun bisa turun 25 bps dan di 2020 akan turun 50 bps. Itu akan terus kita evaluasi dari bisnis strategi kita," kata Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri, Ahmad Siddik Badruddin saat ditemui di kantornya, Senin (29/4).

Dia mengungkapkan pertimbangan tersebut di antaranya selisih bunga instrumen keuangan (differential interest rate) di emerging market atau negara berkembang dengan obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun, permintaan komoditas dari Indonesia di pasar global, hingga perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Kendati demikian, Siddik menilai penurunan suku bunga acuan BI akan memberikan nilai positif terhadap pekembangan bisnis pelaku usaha nasional. "Penurunan suku bunga akan berdampak positif terhadap beban pelaku usaha dan dalam ekspansi usaha," tutupnya.

Sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan April 2019 Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan Bank Indonesia (BI) 7-day Reverse Repo Rate atau suku bunga acuan pada angka 6 persen. Selain itu, Bank Indonesia juga menahan suku bunga Deposit Facility pada angka 5,25 persen dan suku bunga Lending Facility 6,75 persen.

Keputusan ini diambil setelah melihat berbagai perkembangan baik ekonomi global, pertumbuhan ekonomi domestik, neraca pembayaran, inflasi, stabilitas sistem keuangan dan pembayaran. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini