Awak Mobil Tangki BBM: Pahlawan Dulu Berjuang dengan Senjata, Kami Berjuang Menyalurkan Energi

Mereka adalah pejuang energi dan garda terdepan yang memastikan pasokan energi tetap mengalir ke seluruh penjuru negeri.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Awak Mobil Tangki BBM: Pahlawan Dulu Berjuang dengan Senjata, Kami Berjuang Menyalurkan Energi
Awak Mobil Tangki BBM: Pahlawan Dulu Berjuang dengan Senjata, Kami Berjuang Menyalurkan Energi (Merdeka.com)

Semangat kepahlawanan tak akan pernah luntur. Bagi Pertamina Patra Niaga, semangat itu hadir dalam setiap langkah, di balik kemudi truk tangki, dan di setiap layanan kepada masyarakat. Mereka adalah pejuang energi dan garda terdepan yang memastikan pasokan energi tetap mengalir ke seluruh penjuru negeri.

Bekerja di tengah kerumitan lalu lintas Ibu kota, bagi Gugun Ayudin, Awak Mobil Tangki (AMT) Integrated Terminal Jakarta, tugas ini adalah bentuk pengabdian. Kemacetan panjang Ibu kota tak menjadi penghalang, Gugun memastikan energi tiba dengan aman dan tepat waktu. Karena di setiap energi yang disalurkan, menjadi tanggung jawab besar terhadap masyarakat.

"Kalau pahlawan dulu berjuang dengan senjata, kami sekarang berjuang menyalurkan energi," ungkap Gugun yang telah dua tahun bertugas menyalurkan BBM ke wilayah Jabodetabek.

Dari Integrated Terminal Rewulu, Mahmudah menjadi sosok inspiratif yang membuktikan bahwa semangat juang tidak mengenal gender. Selama 11 tahun bertugas sebagai AMT, ia telah melewati berbagai tantangan, termasuk pandangan bahwa pekerjaan ini bukan untuk perempuan.

"Saya ingin membuktikan kalau wanita juga bisa menjaga ketahanan energi. Kami bekerja dengan amanah dan tulus melayani dengan hati agar energi ini bisa mengantarkan setiap perjuangan setiap orang yang di Indonesia,” ujar Mahmudah.

Baginya, setiap perjalanan membawa tanggung jawab yang besar, selain mewakili semangat perempuan Indonesia yang berani mengambil peran di sektor energi. Dirinya juga membuktikan bahwa sosok pahlawan wanita itu ada.

Operator SPBU COCO

Di lini layanan langsung ke masyarakat, Linda Priani, Operator SPBU COCO Pramuka, yang sudah 8 tahun melayani pelanggan, meyakini bahwa setiap senyum dan sapaan adalah bagian dari kontribusi untuk negeri.

"Pahlawan masa kini adalah yang tak kenal lelah memberikan energi bagi negeri," ujar Linda.

Dwi Herawati, Operator SPBU COCO Abdul Muis, menyebut bahwa pelayanan terbaik adalah bentuk pengabdian yang sederhana namun bermakna. "Buat kami, jadi pahlawan itu sederhana, yaitu cukup setia melayani dan kerja sepenuh hati untuk masyarakat," kata Dwi.

Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun mengatakan momentum Hari Pahlawan menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan tidak pernah padam.

"Pertamina Patra Niaga tetap menjaga komitmen untuk menghadirkan energi bagi negeri dengan tanggung jawab, ketulusan, dan semangat pantang menyerah. Karena bagi kami, menjaga ketahanan energi bukan sekadar pekerjaan, tetapi bentuk nyata pengabdian kepada bangsa," pungkasnya.

Rekomendasi