Andalkan layanan digital, BNI incar 3 juta warga desa jadi nasabah
Merdeka.com - Bank Negara Indonesia (BNI) menargetkan, tahun ini, program BNI Digination dapat meraup 3 juta nasabah penduduk desa. Digination adalah program digital banking BNI dalam upayanya membantu percepatan literasi transaksi keuangan secara digital, terutama bagi masyarakat yang memiliki akses terbatas ke lembaga keuangan.
General Manager e-Banking BNI, Anang Fauzie, mengungkapkan program ini sejalan dengan keinginan Presiden Joko Widodo agar 75 persen masyarakat Indonesia melek keuangan di 2019. Target ini akan sulit tercapai jika perbankan hanya melakukan menyasar nasabah di perkotaan.
"Maka, BNI ingin merambah pasar pedesaan," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Rabu (15/3).
Anang melanjutkan, per Desember 2016, layanan digital banking melalui program Laku Pandai telah berhasil meraup 1,2 juta nasabah di pedesaan. Rata-rata saldo tabungan nasabah desa ini mencapai Rp 300.000.
BNI juga mencatat kepemilikan agen mencapai lebih dari 38.000 orang. Jumlah transaksi per bulannya mencapai 1,2 juta.
"Ke depan, untuk semakin memudahkan, semua fitur (transfer, pembelian pulsa, dan lain sebagainya) yang ada di ATM akan ada di agen," tuturnya.
Anang menambahkan, di 2018, BNI bahkan menargetkan bisa meraup 10 juta nasabah masyarakat desa. Dia optimistis target ini bisa dicapai mengingat BNI menjadi salah satu mitra pemerintah dalam menyalurkan dana berbagai program bantuan sosial.
"BNI menjadi agent of development mendatangkan berkah juga," tutupnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya