Alasan Luhut Minta BMKG Tak Buru-Buru Turunkan Status Siaga Tsunami

Kamis, 27 Desember 2018 19:54 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Alasan Luhut Minta BMKG Tak Buru-Buru Turunkan Status Siaga Tsunami Luhut Panjaitan. ©2017 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Status Gunung Anak Krakatau telah dinaikan ke level siaga, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga waspada terhadap potensi tsunami. Meski demikian, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengusulkan agar status siaga tsunami jangan buru-buru diturunkan.

"Saya memang usul jangan buru-buru dulu menurunkan siaga tsunami itu. Karena kita liat dulu, tadinya hari ini mau dilihat lagi citra satelit dengan drone tapi apakah drone ini pagi atau sore ini bisa terbang atau tidak karena cuacanya," kata dia, saat ditemui, kantornya, Jakarta (27/12).

Dengan demikian, informasi yang dikumpulkan terkait Gunung Anak Krakatau akan lebih lengkap. "Jadi nanti dari hasil evaluasi itu mungkin nanti sore atau malam ini mereka akan simpulkan statusnya gmn. Jadi mau dilihat per 6 jam, per 12 jam, atau per 24 jam," ujarnya.

Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini pun mengharapkan agar masyarakat tidak perlu terlalu khawatir dalam menyikapi status Gunung Anak Krakatau.

"Kalau khawatir juga kita semua khawatir. Karena kita kan hidup di ring of fire jadi tifak ada perlu kita khawatir lebih, yang penting kesiagaan kita menghadapi itu," tandasnya. [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini