2017, LPS bayarkan klaim nasabah Rp 36,8 miliar ke 6.585 rekening

Jumat, 12 Januari 2018 20:02 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah. ©2018 Merdeka.com/Desi Aditia Ningrum

Merdeka.com - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah mengatakan, sepanjang tahun 2017 pihaknya telah membayarkan klaim kepada nasabah bank yang dicabut izinnya sebesar Rp 36,8 miliar, dengan total jumlah rekening yang telah dibayarkan simpanannya mencapai 6.585 rekening.

"Selama pembayaran klaim pada tahun 2017, terdapat 1.292 rekening tidak layak bayar yang sebagian besar disebabkan karena pemilik rekening terkait dengan kredit macet," kata Halim di Kantornya, Jakarta, Jumat (12/1).

Menurutnya, di 2017 hanya ada 19 rekening tidak layak bayar karena bunga simpanannya di atas bunga penjaminan LPS. Artinya, masyarakat semakin tahu dan paham mengenai ketentuan persyaratan layak bayar dan simpanan yang dijamin.

Sementara itu, sepanjang tahun 2017, LPS telah melikuidasi 9 BPR yang dicabut izin usahanya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Yaitu DKI Jakarta 1 bank, Jawa Timur 2 bank, Sumatera Utara 1 bank, Riau 1 bank, Banten 1 bank, Bali 1 bank, Sumatera Barat 1 bank dan Jawa Tengah 1 bank.

Hingga saat ini, LPS telah melakukan likuidasi terhadap 85 bank yaitu 1 bank umum, 79 BPR dan 5 BPRS. Dari 85 bank yang dilikuidasi tersebut, yang telah selesai proses likuidasinya sebanyak 69 bank. [azz]

Topik berita Terkait:
  1. LPS
  2. Perbankan
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini