12 Gerai Transmart Milik Chairul Tanjung Tutup, Karyawan Terpaksa Dirumahkan
Merdeka.com - Sebanyak 12 gerai Transmart di Jakarta dan Batam ditutup permanen pada tahun 2022. Akibatnya, sebagian karyawan terpaksa dirumahkan.
“Kita dengan berat hati untuk gerai yang ditutup karyawannya dirumahkan,” kata Vice President Corporate Communication Transmart, Satria Hamid saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Jumat (10/2).
Satria menjelaskan, penutupan 12 gerai tersebut merupakan gerai Carrefour yang berganti nama menjadi Transmart. Gerai-gerai lama ini terpaksa ditutup karena tidak bisa lagi mengikuti konsep bisnis ritel yang dibangun PT Trans Ritel Indonesia milik Chairul Tanjung.
Dia menegaskan, pihaknya tidak merumahkan semua karyawan. Beberapa karyawan ada yang direkomendasikan pindah kerja ke beberapa gerai yang memang membutuhkan pegawai.
"Ada beberapa yang memenuhi kualifikasi dipindahkan ke toko lain tapi ada juga yang memutuskan untuk berpisah dengan kami," kata dia.
Satria mengakui bahwa pihaknya tidak bisa memindahkan semua pegawai ke gerai yang masih sehat. Sebab hal itu bisa mengganggu ekosistem bisnis yang memang sudah baik.
"Ini karena kita mau berlari kencang, jadi jangan sampai komposisi yang sudah ada ini bisa memberatkan toko yang lain. Kalau memang ada formasi yang kosong kita salurkan," kata dia.
Sebagai informasi, 12 gerai Transmart yang ditutup berlokasi di DKI Jakarta dan Batam. Beberapa di antaranya yakni Transmart di Mangga Dua Square Jakarta Utara, Transmart ITC Kuningan Jakarta Selatan.
Kemudian Transmart ITC Permata Hijau Jakarta Selatan, Transmart Mall Ambassador, Jakarta Selatan, Transmart ITC Cempaka Mas Jakarta Pusat, dan Transmart Kepri Mall, Batam. Dengan ditutupnya 12 gerai tersebut, kini PT Ritel Indonesia hanya memiliki 95 gerai Transmart yang tersebar di seluruh Indonesia.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya