100 UMKM Ramaikan Bazar Ramadhan Deli Serdang, Bupati Soroti Ekonomi Kian Menggeliat dan Kebijakan PBB

Antusiasme 100 UMKM di Bazar Ramadhan Deli Serdang menjadi indikasi kuat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Bupati Asri Luddin Tambunan juga menyoroti kebijakan PBB.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
100 UMKM Ramaikan Bazar Ramadhan Deli Serdang, Bupati Soroti Ekonomi Kian Menggeliat dan Kebijakan PBB
Antusiasme 100 UMKM di Bazar Ramadhan Deli Serdang menjadi indikasi kuat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Bupati Asri Luddin Tambunan juga menyoroti kebijakan PBB. (AntaraNews)

Bupati Deli Serdang, Asri Luddin Tambunan, meresmikan Bazar Ramadhan 1447 Hijriah Kampung Banten di Alun-alun Kecamatan Tanjung Morawa, Sabtu. Acara ini menjadi sorotan utama karena partisipasi 100 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal. Peningkatan jumlah peserta ini menjadi bukti nyata bahwa perekonomian masyarakat Deli Serdang kian menggeliat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Senada Productions, sebuah panitia yang telah delapan tahun berdedikasi membesarkan Kampung Banten. Tujuan utama bazar adalah memfasilitasi UMKM lokal untuk memperluas pasar produk mereka selama bulan suci Ramadhan. Bazar ini diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi yang signifikan di wilayah tersebut.

Bupati Asri Luddin Tambunan menekankan pentingnya menghitung total perputaran ekonomi selama bazar berlangsung. Data ini akan menjadi evaluasi krusial bagi pemerintah daerah untuk merencanakan pengembangan ekonomi ke depan. Ini juga akan membantu mengidentifikasi sektor mana yang paling diminati oleh masyarakat.

Geliat Ekonomi UMKM dan Perputaran Uang Lokal

Partisipasi 100 UMKM dalam Bazar Ramadhan Deli Serdang menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Para pelaku usaha ini berasal dari Dusun III, Desa Buntu Bedimbar, Desa Bangun Sari Baru, serta warga Tanjung Morawa dan sekitarnya. Mayoritas stand menampilkan produk lokal yang beragam, mulai dari kuliner hingga kerajinan tangan.

Bupati Asri Luddin Tambunan mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah peserta UMKM ini adalah indikator positif. Hal tersebut mencerminkan kreativitas masyarakat Kampung Banten dan Deli Serdang yang terus berkembang. Pemerintah daerah berharap dapat memantau perputaran uang yang terjadi untuk mengukur dampak ekonomi riil.

Evaluasi perputaran ekonomi ini penting guna mengetahui sektor mana yang paling diminati. Informasi tersebut akan menjadi dasar pengambilan kebijakan pengembangan UMKM di masa mendatang. Dengan demikian, dukungan pemerintah dapat lebih tepat sasaran untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Kebijakan PBB dan Daya Beli Masyarakat yang Terjaga

Tingginya antusiasme masyarakat di Bazar Ramadhan Deli Serdang juga menjadi indikator penting. Ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat masih cukup baik, meskipun ada isu inflasi. Bupati menegaskan bahwa selama daya beli terjaga dan kegiatan ekonomi bergerak, pertumbuhan ekonomi daerah akan tetap stabil.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati menanggapi keluhan mengenai tagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk fasilitas umum di lokasi bazar. Beliau menegaskan bahwa fasilitas umum seharusnya tidak dikenakan PBB. Bupati menyebutkan kemungkinan adanya kekurangcermatan dalam pendataan yang menyebabkan hal tersebut terjadi.

Pemerintah daerah telah mengambil langkah konkret terkait PBB untuk mendukung masyarakat. Pada tahun 2025, terdapat 495 ribu Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang diterbitkan. Namun, untuk tahun 2026, jumlah ini dikurangi menjadi sekitar 200 ribu SPPT, menunjukkan upaya meringankan beban masyarakat.

Lebih lanjut, masyarakat kategori kurang mampu yang masuk desil 1 sampai 5 juga mendapatkan kebijakan pembebasan PBB. Kebijakan ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kondisi perekonomian masyarakat. Hal ini menunjukkan kepedulian pemerintah untuk memastikan kesejahteraan warganya.

Semarak Bazar Ramadhan dengan Nuansa Islami

Ketua Panitia Bazar Ramadhan, Sahrudi Syahid, menjelaskan bahwa acara ini adalah hasil kerja keras Senada Productions. Meskipun banyak rintangan, semangat kebersamaan dan dukungan sponsor memungkinkan bazar ini terus berjalan. Bazar ini telah menjadi tradisi tahunan yang dinantikan masyarakat.

Selain menjadi pusat kuliner dan produk UMKM, panitia juga menyelenggarakan berbagai perlombaan bernuansa Islami. Lomba azan, lomba baca Al-Quran, serta lomba lagu religi turut memeriahkan suasana bazar. Kegiatan ini menambah nilai edukasi dan spiritual bagi pengunjung.

Untuk kenyamanan pedagang dan pengunjung, area bazar dilengkapi dengan fasilitas musala. Ini memastikan bahwa aktivitas ibadah dapat tetap dilaksanakan dengan baik selama bazar berlangsung. Acara ini juga dirangkai dengan penyerahan sembako dan tali asih kepada masyarakat yang membutuhkan, menunjukkan kepedulian sosial.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi