1 Agustus, 5 Stasiun KRL ini Hanya Menerima KMT dan Uang Elektronik

Selasa, 9 Juli 2019 18:16 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
1 Agustus, 5 Stasiun KRL ini Hanya Menerima KMT dan Uang Elektronik KRL Gangguan di Sudimara. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memperkenalkan lima stasiun yang khusus akan melayani transaksi KMT (Kartu Multi Trip) dan kartu uang elektronik bank per 1 Agustus 2019. Lima stasiun KRL tersebut merupakan stasiun dengan proporsi pengguna Kartu Multi Trip (KMT) maupun kartu uang elektronik bank tertinggi.

"Kelima stasiun tersebut adalah Stasiun Sudirman, Stasiun Palmerah, Stasiun Cikini, Stasiun Universitas Indonesia, dan Stasiun Taman Kota," kata VP Corporate Communication PT KCI, Anne Purba, dalam keterangan resminya, Selasa (9/7).

Dia mengungkapkan, penggunaan KMT di Stasiun Sudirman telah mencapai 90 persen, di Stasiun UI, Palmerah, dan Cikini jumlahnya mendekati 80 persen, dan di Stasiun Taman Kota mencapai hampir 60 persen.

Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk dukungan PT KCI terhadap program pemerintah dan Bank Indonesia untuk mendorong terciptanya cash-less society atau masyarakat yang bertransaksi tanpa uang tunai.

"Program ini juga untuk mengoptimalkan layanan di lima stasiun tersebut, agar sesuai dengan karakter penggunanya yang semakin banyak menggunakan KMT," ujarnya.

"Selain itu KMT saat ini juga bisa didapatkan dengan harga lebih murah yaitu Rp30.000, sudah termasuk saldo Rp10.000," dia menambahkan.

Sementara itu, para pengguna KRL yang memiliki KMT maupun kartu uang elektronik bank (Mandiri E-Money, BNI Tap Cash, BRI Brizzi, dan Flazz BCA) tetap dapat menggunakan kartunya seperti biasa di lima stasiun tersebut tanpa ada perubahan ketentuan apapun.

Bagi pengguna Tiket Harian Berjaminan Pergi Pulang (THB PP) tetap dapat keluar (tap out) dari lima stasiun ini dan kemudian naik KRL kembali (tap in) asalkan sesuai dengan relasi stasiun pergi-pulangnya. Bagi pengguna THB sekali perjalanan hanya dapat keluar (tap out) di lima stasiun tersebut.

"Di lima stasiun ini, pengguna THB sekali perjalanan juga tidak dapat melakukan pembelian THB, isi ulang relasi, refund jaminan kartu, dan tidak dapat melakukan tap in," ujarnya.

Bagi pengguna yang hendak naik KRL dengan THB, bisa menggunakan stasiun-stasiun terdekat yang letaknya sebelum maupun sesudah lima stasiun tersebut.

"Selama bulan pertama penerapan kebijakan ini, bila ada pengguna yang kesulitan dapat menghubungi petugas layanan di lima stasiun KRL tersebut untuk kemudian dapat dibantu petugas," tutupnya. [bim]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini