Aksi arogan pengendara motor di jalanan Ibu Kota viral di media sosial. Kali ini, sebuah video memperlihatkan pasangan suami istri (pasutri) pengendara motor yang mengamuk hingga melakukan pemukulan terhadap pengendara lain di kawasan Palmerah, Jakarta Barat.
Insiden ini bermula ketika perekam video menegur pelaku yang kedapatan merokok sambil mengendarai motor. Mirisnya, pelaku melakukan aksi berbahaya tersebut sambil membonceng seorang anak kecil atau bayi di bagian belakang, di gendong oleh ibunya.
Dalam rekaman yang beredar, perekam dengan jelas mengingatkan bahaya abu rokok bagi pengendara di belakangnya. "Di motor gaboleh ngerokok, Bro. Kena abunya kena orang, baranya," ujar perekam menegur pelaku secara langsung dikutip dari postingan Instagram @liputan6.
Namun, bukannya mematikan rokok dan meminta maaf, pelaku justru menjawab dengan nada menantang. "Ya terus kenapa?" jawab pelaku dengan arogan.
Perekam yang kesal kembali menegaskan bahayanya. "Kena, kena orang abunya. Mau dimatiin gak?" tanyanya lagi.
Advertisement
Karena teguran lisan tak digubris dan pelaku enggan mematikan rokoknya, perekam akhirnya mengambil tindakan tegas dengan menuangkan air ke arah tangan pelaku yang sedang memegang rokok.
Tindakan ini sontak membuat pasutri tersebut murka. Mereka tidak terima dan langsung memepet motor perekam, memaksanya untuk menepi. Cekcok panas pun tak terhindarkan di pinggir jalan.
Pelaku terlihat marah besar, melontarkan kata-kata kasar, hingga akhirnya melayangkan pukulan (nonjok) ke arah perekam video.
Advertisement
Menanggapi video yang viral dan meresahkan masyarakat tersebut, pihak kepolisian langsung bergerak cepat. Mengutip keterangan dari akun Instagram @liputan6, polisi telah melayangkan surat panggilan kepada pasangan pengendara motor tersebut.
Pemanggilan ini dilakukan menyusul aksi arogan dan pemukulan yang dilakukan pelaku, serta pelanggaran lalu lintas berupa merokok saat berkendara yang membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.
Reporter magang : Muhammad Naufal Syafrie