Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak Banyak yang Tahu, Ini Perbedaan Butter dan Margarin

Tak Banyak yang Tahu, Ini Perbedaan Butter dan Margarin Ilustrasi mentega. ©Shutterstock/Tobik

Merdeka.com - Beberapa orang mungkin belum mengetahui bahwa butter dan margarin merupakan dua bahan makanan yang berbeda. Karena tampilannya yang mirip, tak jarang orang menganggap bahwa keduanya sama. Margarin dan butter sama-sama memiliki tekstur dan warna serupa. Tapi, ketika diuraikan lagi, banyak perbedaan di antara butter dan margarin.

Perbedaan utama dari butter dan margarin sendiri terletak pada bahan pembuatannya. Untuk membedakannya, kita bisa melihat dari bau dan rasa. Mengetahui perbedaan butter dan margarin bisa membantu menentukan pilihan yang tepat menggunakannya. Untuk itu, berikut merdeka.com merangkum perbedaan antara butter dan margarin dilansir dari Liputan6 dan berbagai sumber, Kamis (13/1/2022):

Bahan Dasar Pembuatan

Perbedaan butter dan margarin yang pertama terletak pada bahan dasar pembuatannya. Butter atau mentega terbuat dari krim kental yang berasal dari produk susu. Susu sapi diolah dengan cara diaduk hingga menjadi krim. Proses pengadukan ini bertujuan untuk memisahkan butterfat (padatan) dari buttermilk (cairan).

Faktor terbesar yang membedakan berbagai merek butter adalah kandungan lemaknya, yang berpengaruh pada rasa dan tekstur butter itu sendiri. Biasanya, butter terbuat dari bahan dasar susu sapi. Namun, ada pula yang dibuat dengan susu domba atau kambing.

006 tantri setyorini

© iStock

Berbeda dengan butter, margarin justru dibuat dari minyak nabati. Margarin adalah produk non-susu yang dibuat sebagai pengganti butter. Biasanya, margarin terbuat dari 80 persen minyak sayur dan air yang dibumbui agar memiliki rasa seperti butter. Karena komponen utama margarin adalah minyak sayur, ia tidak memiliki kolesterol dan lemak jenuh yang ditemukan dalam butter.

Rasa

ilustrasi mentega

© PIxabay/rodeopix

Butter memiliki rasa yang lebih kaya dibanding margarin. Butter yang sangat segar mungkin terasa seperti susu hewan asalnya. Margarin mungkin memiliki rasa yang lebih ringan, dan tidak terlalu rich. Sehingga butter biasanya banyak digunakan untuk menambah cita rasa suatu makanan. WarnaPerbedaan antara butter dan margarin juga bisa dilihat dari warnanya. Meski sekilas terlihat sama, keduanya tetap berbeda. Butter biasanya berwarna kuning pucat, tetapi bisa juga berwarna kuning tua. Sementara margarin biasanya memiliki warna kuning yang agak pekat. Warna margarin yang mencolok biasanya karena margarin mengandung pewarna makanan alami.KonsistensiSelajutnya, perbedaan butter dan margarin juga bisa dilihat dari konsistensinya. Butter memiliki konsistensi semi-padat pada suhu kamar dan padat ketika didinginkan atau dibekukan. Ia akan meleleh hingga konsistensi yang sangat tipis dan cair. Sementara margarin agak lebih padat dan lebih lama meleleh.

Aroma

ilustrasi margarin

© PIxabay/Efraimstochter

Butter memiliki aroma yang lebih kuat dan harum dari margarin. Sebab, butter terbuat dari bahan alami. Sementara margarin memiliki aroma yang lebih ringan. Kandungan lemakBaik butter dan margarin sebenarnya relatif tinggi lemak. Lemak dalam butter sendiri terdiri dari 62% lemak jenuh, 29% lemak tak jenuh tunggal, dan 4% lemak tak jenuh ganda.

Sedangkan lemak margarin terdiri dari 19% lemak jenuh, 59% lemak tak jenuh tunggal, dan 18% lemak tak jenuh ganda. Beberapa margarin juga mengandung asam lemak omega-3 tambahan.Sebagai produk hewani, butter memiliki kadar kolesterol dan lemak jenuh yang lebih tinggi. Sedangkan margarin tidak memilikinya karena terbuat dari sumber nabati. Namun, margarin memiliki lebih banyak lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal, dan juga sering mengandung lemak trans.

Kandungan Vitamin dan Mineral

Karena terbuat dari bahan dasar hewani yakni susu, butter secara alami tinggi akan kalsium. Namun, butter cenderung tak banyak mengandung vitamin meski tetap ada dalam jumlah kecil. Sementara margarin sebagai produk makanan olahan, mengandung berbagai tingkat vitamin dan mineral. Sebab, biasanya produsen margarin akan menambahkan vitamin seperti A,E, dan K ke produk mereka. Tingkat Leleh

ilustrasi margarin

© PIxabay/ds_30

Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa butter dan margarin juga memiliki perbedaan pada tingkat kelelehannya. Dibandingkan dengan margarin, butter lebih mudah meleleh. Butter dan margarin juga memiliki perbedaan harga yang cukup jauh. Karena terbuat dari susu, butter biasanya lebih mahal dibanding margarin. Hasil untuk MemasakButter biasanya banyak digunakan untuk membuat hasil masakan menjadi lebih kaya rasa dan harum. Sementara itu, margarin bagus jika dipakai untuk membuat kue kering. Karena kandungan airnya yang tinggi, makanan yang dipanggang dengan margarin biasanya memiliki tekstur yang lebih lembut.

(mdk/khu)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP