Sipon Istri Wiji Thukul Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung, Ini Profilnya
Merdeka.com - Sipon istri Wiji Thukul telah menghembuskan napas terakhirnya pada Kamis (5/1) kemarin. Meninggalnya wanita pemilik nama asli Dyah Sujirah ini disiarkan langsung oleh Wahyu Susilo, adik dari Wiji Thukul.
"Sugeng tindak mbok Pon. Semoga ketemu kangmas Thukul. Fajar Merah dan Nganthi Wani tabah ya," tulis Wahyu seperti dikutip dari Liputan6.com.
Sipon, istri penyair sekaligus aktivis Wiji Thukul ini meninggal lantaran serangan jantung. Ia sempat mengalami sesak napas dan sebelumnya kesehatannya memang sudah memburuk dua pekan terakhir hingga dirinya pergi untuk selama-lamanya.
Isak tangis pun mengiringi suasana duka tersebut. Berikut adalah ulasan tentang meninggalnya Sipon istri Wiji Thukul.
Dimakamkan di Solo
Dyah Sujirah atau Sipon istri Wiji Thukul dimakamkan di Pemakaman Astana Purwoloyo, Solo pada Jumat (6/1). Pemakaman Sipon diiringi dengan isak tangis banyak orang. Banyak sekali para pelayat yang berdatangan ke rumah duka yang beralamat di Kalangan RT 1 RW 14, Kelurahan Jagalan, Jebres, Solo.
Sautan isak tangis ini terjadi sejak pukul 08.00 WIB. Bukan hanya keluarga dan tetangga, sejumlah aktivis dan rekan almarhumah datang melayat untuk memberikan penghormatan terakhir. Para pelayat nampak berdoa di depan peti jenazah dan foto Sipon yang berada di dalam rumah duka.

Liputan6.com/©2023 Merdeka.com
Setelah itu mereka duduk di kursi yang tengah disediakan sembari menunggu prosesi pelepasan jenazah dilakukan. Upacara pelepasan jenazah dimulai pukul 10.00 WIB tadi ditandai dengan diangkatnya peti jenazah dari dalam rumah duka.
Ketika prosesi pelepasan jenazah berlangsung namapak sejumlah pelayat meneteskan air matanya untuk melepas Sipon menuju tempat peristirahatan terakhirnya. Hal ini seperti dijelaskan dalam laman Liputan6.com.
Punya Riwayat Diabetes
Sebelumnya kabar duka datang dari Solo, Jawa Tengah. Sipon istri seorang Wiji Thukul dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (5/1). Hal ini dibenarkan oleh adik Wiji Thukul.
"Sugeng tindak mbok Pon. Semoga ketemu kangmas Thukul. Fajar Merah dan Nganthi Wani tabah ya," tulis Wahyu.
Hingga akhir hayatnya, Sipon belum juga mengetahui keberadaan Wiji Thukul yang hilang sejak 1998. Wiji Thukul sendiri dikenal sebagai seorang aktivis sekaligus penyair yang gencar menyuarakan hak asasi manusia.
Wiji Thukul begitu aktif menentang rezim otoriter di masa pemerintahan Presiden Soeharto. Ia dikabarkan menghilang pada 23 Juli 1998 lalu dan hingga saat ini belum diketahui keberadaannya. Kisah hidup dari Wiji Thukul diangkat dalam sebuah film berjudul Istirahatlah Kata-Kata yang ditulis serta disutradarai dan diproduksi oleh Yosep Anggi Noen.
Profil Sipon Istri Wiji Thukul
Sipon ini memiliki nama asli Siti Dyah Sujirah. Ia menghembuskan napas terakhirnya di usia 55 tahun. Sipon lahir pada tahun 1968 di Jagalan, Jebres, Solo, Jawa Tengah.
Semasa hidupnya, Sipon hanya mengenyam pendidikan sekolah dasar hingga kelas 5 SD karena mendapat olokan perihal ayahnya yang diduga dilarikan ke rumah sakit jiwa. Setelah keluar dari SD, Sipon menyibukkan diri bekerja dan bermain teater di sebuah sanggar hingga pada akhirnya bertemu dengan Wiji.
Sipon pun menikah dengan Wiji Thukul di tahun 1988 dan memiliki dua anak perempuan dan laki-laki bernama Fitri Nganthi Wani dan Fajar Merah. Anak pertama seorang perempuan bernama Fitri Nganthi Wani ini dilahirkan pada 16 Mei 1989, sedangkan Fajar Merah lahir pada 23 Desember 1993.
Sipon dan Wiji merupakan aktivis yang aktif sejak 1998 dan keduanya kerap berpartisipasi dalam pertunjukkan seni dan sastra untuk mengkritik pemerintah kala itu.
(mdk/bil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya