Sikap Valentino 'Jebret' Usai Tragedi Kanjuruhan, Mundur Sebagai Komentator Liga 1

Senin, 3 Oktober 2022 11:07 Reporter : Muhammad Farih Fanani
Sikap Valentino 'Jebret' Usai Tragedi Kanjuruhan, Mundur Sebagai Komentator Liga 1 valentino jebret. ©2018 kapanlagi.com

Merdeka.com - Duka yang mendalam datang dari berbagai pihak di tanah air maupun mancanegara atas insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10). Dikonfirmasi, korban meninggal pada peristiwa tersebut mencapai 125 orang.

Atas dasar itu, berbagai pihak menyatakan sikapnya. Mulai dari suporter yang mengecam tindakan represif dari aparat, pengamat yang menilai ada kesalahan dalam penyelenggaraan, hingga presiden yang meminta untuk dilakukan investigasi.

Selain itu, seorang komentator kondang BRI Liga 1 juga menyatakan sikapnya atas tragedi yang terjadi di Malang. Berikut ulasannya.

2 dari 5 halaman

Mengundurkan Diri

sikap valentino 039jebret039

©2022 instagram.com/radotvalent/

Seorang komentator kondang Valentino ‘Jebret’ Simanjuntak menyatakan sikapnya atas insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Dalam unggahan di Instagram pribadinya pada 2 Oktober 2022, Valen memutuskan untuk undur diri sebagai host dan komentator di Program BRI Liga 1 2022/2023.

Ia menyampaikan 6 poin di dalam unggahan tersebut. Di poin ketiga, ia menuliskan "Bahwa saya menyampaikan pengunduran diri sebagai Host & Komentator Program BRI Liga 1 2022/2023 terhitung sejak 2 Oktober 2022".

3 dari 5 halaman

Rasa Simpati dan Empati

sikap valentino 039jebret039
©2022 instagram.com/radotvalent/

Mundurnya Valen dari posisinya sebagai komentator BRI Liga 1 adalah sebagai bentuk rasa simpati dan empatinya atas tragedi yang menimpa suporter Arema di Kanjuruhan, Malang.

"Bahwa sikap tersebut juga sebagai bentuk rasa simpati dan empati saya kepada para korban serta seluruh insan persepakbolaan nasional,” terangnya.

"Menyaksikan pertandingan sepakbola sejatinya dapat menjadi sarana hiburan, pengaplikasian nilai rivalitas sportif, sekaligus menjadi momen silaturahmi sebagai alat pemersatu bangsa dan bukan sebaliknya,” lanjutnya.

4 dari 5 halaman

Komentar Warganet

Sikap mundurnya Valen sebagai komentator BRI Liga 1 tersebut menuai reaksi positif dari warganet. Mereka menyampaikan respect kepada Valen atas sikapnya tersebut.

"Respect bang. Titik ini benar-benar membuat orang yang sebelumnya semangat dan antusias tiap ada sepak bola, namun setelah duka ini terjadi, semuanya jadi terasa tidak penting lagi, rasa hampa, kosong, sedih, marah jadi satu. Ini berat sekali. Terima kasih dan mohon maaf atas segalanya," tulis akun @gue.ja***

"Kalo bisa sih bang Valent gk mundur selamanya, tapi sementara sampai liga kembali bergulir dengan normal & kejadian kayak kemarin tidak terulang kembali di kemudian hari," tulis akun @tedyam***

5 dari 5 halaman

Kerusuhan di Kanjuruhan Malang

suasana kericuhan di laga arema fc vs persebaya di stadion kanjuruhan
©2022 REUTERS/Stringer

Mundurnya Valen menjadi host dan komentator dari program BRI Liga 1 2022/2023 tersebut merupakan buntut dari kerusuhan yang terjadi di Kanjuruhan, Malang.

Insiden itu terjadi ketika pertandingan telah usai, suporter turun ke lapangan dan berujung pada kericuhan. Akibatnya, ratusan korban berjatuhan dan menewaskan 125 orang suporter.

“Mari sama-sama kita kembalikan tujuan dari sepak bola yaitu pencapaian prestasi melalui rivalitas sportif, serta kebanggaan dan hiburan bagi yang menyaksikan dengan aman dan nyaman, sehingga sepak bola bisa mempersatukan bangsa,” pungkas Valen.

[mff]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini