Sangar! Jenderal Polisi Kepala BNN Bekuk Pensiunan TNI AD Jadi Kurir Narkoba, Temukan Barang Bukti Senilai Rp50 Miliar

Berikut momen Jenderal Polisi Kepala BNN bekuk pensiunan TNI AD yang menjadi kurir narkoba.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Sangar! Jenderal Polisi Kepala BNN Bekuk Pensiunan TNI AD Jadi Kurir Narkoba, Temukan Barang Bukti Senilai Rp50 Miliar
Sangar Jenderal Polisi Kepala BNN Bekuk Pensiunan TNI AD Jadi Kurir Narkoba (YouTube merdeka.com)

Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar peredaran sabu seberat kurang lebih 25 kilogram di daerah Tanah Tinggi, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (20/5).

Pembongkaran peredaran sabu ini sekaligus dilakukan penangkapkan terhadap sang kurir narkoba. Pelaku yang merupakan pensiunan TNI AD ini ditangkap saat berada di rumahnya di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Lantas bagaimana momen Jenderal Polisi Kepala BNN bekuk pensiunan TNI AD yang menjadi kurir narkoba? Melansir dari berbagai sumber, Kamis (22/5), simak ulasan informasinya berikut ini.

Temukan Barang Bukti Senilai Rp50 Miliar

Sangar Jenderal Polisi Kepala BNN Bekuk Pensiunan TNI AD Jadi Kurir Narkoba
Sangar Jenderal Polisi Kepala BNN Bekuk Pensiunan TNI AD Jadi Kurir Narkoba YouTube merdeka.com

Kepala BNN Komisaris Jenderal Polisi Marthinus Hukom terjun langsung dalam pembongkaran peredaran sabu di Jakarta Pusat pada Selasa (20/5). Penangkapan yang berlangsung bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional ini membuahkan hasil dengan penemuan narkoba yang diperkirakan mencapai Rp50 miliar.

"Dihitung kurang lebih 25 kilogram. Jadi kalau kita lihat pasarnya per hari ini, 1 kilogram itu sampai Rp2,5 miliar artinya ya dikali saja. Berarti lebih dari Rp30-50 miliar lah harga barang bukti yang sekarang kita pegang dan sita," ungkap Marthinus Hukom.

Jenderal Polisi Kepala BNN Bekuk Pensiunan TNI AD Jadi Kurir Narkoba

Sangar Jenderal Polisi Kepala BNN Bekuk Pensiunan TNI AD Jadi Kurir Narkoba
Sangar Jenderal Polisi Kepala BNN Bekuk Pensiunan TNI AD Jadi Kurir Narkoba YouTube merdeka.com

Dalam pembongkaran peredaran tersebut, sang Jenderal juga turut menangkap dua orang pelaku. Di mana salah satu pelaku yang berinisial YS merupakan seorang pensiunan TNI AD. Pensiunan TNI AD itu ditangkap lantaran menjadi kurir narkoba.

Saat diamankan, pensiunan TNI AD dan rekannya tidak memberikan perlawanan. Ia justru terlihat begitu patuh atas perintah Kepala BNN.

"Kita tidak tahu ya, ini kita sedang telusuri apakah dia mengakui betul seorang purnawirawan atau pecatan. Nanti coba kita pelajari betul. Ya mudah-mudahan salah ya, karena saya berharap seluruh aparat hukum dan negara kita harus punya standar moral yang tinggi," jelasnya.

Pesan Keras untuk Bandar Narkoba

Sangar Jenderal Polisi Kepala BNN Bekuk Pensiunan TNI AD Jadi Kurir Narkoba
Sangar Jenderal Polisi Kepala BNN Bekuk Pensiunan TNI AD Jadi Kurir Narkoba YouTube merdeka.com

Marthinus Hukom mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus waspada dan memberikan pengawasan. Penangkapan ini sebagai bukti bahwa hingga saat ini masih ada orang-orang yang ingin melakukan kejahatan.

"Ini saya mau menunjukkan kepada seluruh masyarakat bahwa di lingkungan kita itu ada saudara-saudara kita yang sampai hari ini terus ingin melakukan kejahatan. Jadi mari kita himbau kepada seluruh masyarakat, harus saling memberikan pengawasan ketat," ujarnya.

Selain itu, Marthinus Hukom juga menegaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan pesan keras kepada para bandar dan pengedar narkoba di Tanah Air.

"Ini pesan keras bagi para bandar dan pengedar bahwa negara tidak akan kalah, negara hadir dengan kekuatan penuh untuk menghancurkan peredaran gelap narkoba," kata Komjen Pol. Marthinus, seperti dikonfirmasi di Jakarta pada Rabu (21/5), seperti dilansir dari Antara News.

Rekomendasi