Cucu para Jenderal TNI Teruskan Darah Militer, Sosok Sang Kakek Tak Sembarangan

Cucu para Jenderal TNI Teruskan Darah Militer, Sosok Sang Kakek Tak Sembarangan

Thomas
Oleh Thomas - Reporter
Cucu para Jenderal TNI Teruskan Darah Militer, Sosok Sang Kakek Tak Sembarangan
Cucu para Jenderal TNI Teruskan Darah Militer, Sosok Sang Kakek Tak Sembarangan (Merdeka.com)

Darah militer mengalir di tubuh cucu dari para Jenderal TNI berikut ini.

Hal tersebut banyak dibuktikan oleh deretan para Jenderal TNI berikut yang jejak militer mereka tak hanya berlanjut di anak namun juga ke cucu mereka.

Tak sekedar sebagai prajurit, kebanyakan dari mereka juga berstatus sebagai seorang perwira dengan jabatan yang mentereng.

Siapa saja sosok Jenderal TNI dan cucu mereka yang melanjutkan karier sebagai seorang perwira? Simak informasi berikut ini.

Cucu Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo
Dok. Istimewa

Mantan Panglima RPKAD (sekarang Kopassus) Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo menjadi sosok pertama yang menurunkan darah militer ke anak dan cucunya.

Ayah dari Ani Yudhoyono tersebut diikuti jejaknya sebagai seorang perwira oleh salah seorang anaknya yaitu Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo.

Bak meneruskan estafet komando sang Ayah, Jenderal Pramono Edhie Wibowo pernah merasakan dua posisi penting di TNI yaitu Pangkostrad pada tahun 2010 dan Kasad pada tahun 2011.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Selain anak kandung, dua menantu Sarwo Edhie juga berstatus sebagai perwira TNI yaitu Jenderal TNI (HOR) (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono dan
Letjen TNI (Purn) Erwin Sudjono.

Tak berhenti di anak dan menantu, dua cucu Sarwo Edhie Wibowo juga mengikuti kariernya sebagai seorang perwira TNI.

Cucu pertama Sarwo Edhie yang dimaksud adalah Mayor (Purn) Agus Harimurti Yudhoyono yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Meski tak lagi berkarier di militer, sosok AHY pernah berada di posisi strategis semasa masih menjadi perwira.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tahun 2015, AHY pernah memimpin salah satu satuan pengamanan Ibu Kota, sebagai Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kamuning, di bawah Brigif 1/PIK, Kodam Jaya.

Cucu kedua Sarwo Edhie yang mengikuti jejaknya di militer adalah Kolonel Danang Presetyo Wibowo yang kini menjabat sebagai Komandan Brigade Infanteri Para Raider 18/Trisula.

Alumni Akmil 2001 itu merupakan keponakan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sekaligus anak dari mantan Pangkostrad Letjen TNI (Purn) Erwin Sudjono.

Cucu Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno
Dok. Istimewa

Sosok jenderal yang karier militernya diikuti oleh anak dan cucu berikutnya adalah Panglima ABRI Try Sutrisno.

Try Sutrisno memiliki dua anak yang berstatus sebagai perwira dari instansi yang berbeda yaitu Irjen Pol Firman Santyabudi (Polri) dan Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo.

Selain anak kandung, Try Sutrisno juga berstatus sebagai besan dari pejuang kemerdekaan, Mayor Jenderal TNI (Purn) Mussanif Ryacudu.

Menantunya sekaligus putra dari Mussanif Ryacudu adalah Ryamizard Ryacudu yang pernah menjabat sebagai Kasad (2002-2005) dan Menteri Pertahanan RI (2014-2019).

Selain Ryamizard Ryacudu, menantu Try Sutrinso lain juga berstatus sebagai perwira tinggi TNI AU yaitu Marsekal Muda Danang Hadiwibowo.

Rekam jejak militer di keluarga Try Sutrisno terus berlanjut hingga ke cucunya. Kedua cucunya berhasil melanjutkan estafet perwira TNI.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pertama adalah Lettu Dwinanda Patria Noryanzha merupakan putra dari Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, yang kini bertugas di Yonif 330 Kostrad, Cicalengka Bandung.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kedua adalah anak dari Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo yaitu Letda Kinan yang berdinas di Brigif Para Raider 18/Trisula Jabung Malang.

Cucu Mayjen TNI (Anumerta) D.I.Pandjaitan
Dok. Istimewa

Sosok pahlawan revolusi Mayjen TNI (Anumerta) Donald Isaac Panjaitan sangat familiar di telinga masyarakat Indonesia.

Pati TNI yang tewas terbunuh dalam tragedi Gerakan 30 September 1965 oleh PKI tersebut ternyata menurunkan darah militer ke anak dan cucunya.

Salah satu anak dari D.I.Pandjaitan yaitu Letjen (Purn) Hotmangaradja Pandjaitan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Hotmangaradja merupakan putra ke-4 dari DI Panjaitan yang pernah bertugas dalam pasukan baret merah (Kopassus) serta berhasil meraih kualifikasi pasukan elite Angkatan Darat AS (US Army).

Kedua cucu dari D.I.Pandjaitan juga kini berstatus sebagai perwira mengikuti jejak kakek dan sang ayah.

Pertama adalah Abraham Sada Mangaradha Pandjaitan. Menurut informasi yang diperoleh, Abraham merupakan perwira menengah TNI-AD kelahiran 7 April 1983.

Seperti sang ayah, dia besar sebagai prajurit infanteri korps baret merah alias Kopassus. 

Cucu kedua adalah Mayor Inf Jeremiah Sesa Mangaradja Pandjaitan. Perwira kelahiran Jakarta, 23 November 1986 ini merupakan perwira TNI AD Lulusan Akmil 2008.

Semenjak tamat dari Akmil, ia menjalani pendidikan militer di Indonesia hingga ke Amerika.

Berbagai jabatan penting pun pernah diemban oleh pria yang akrab disapa Sesa itu. Kini, Mayor Inf Jeremiah Sesa diketahui menjabat sebagai Danden 1/11 Grup-1/Para Komando/Kopassus.

Rekomendasi