Wanita Yahudi Warga Negara Amerika Blak-blakan Ungkap yang Terjadi Sesungguhnya di Palestina

Seorang wanita Yahudi secara terang-terangan mengungkap kondisi sesungguhnya di tanah Palestina.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Wanita Yahudi Warga Negara Amerika Blak-blakan Ungkap yang Terjadi Sesungguhnya di Palestina
Wanita Yahudi Warga Negara Amerika Blak-blakan Ungkap yang Terjadi Sesungguhnya di Palestina (Merdeka.com)

Usai para pejuang Palestina melancarkan serangan ke wilayah Israel, negeri zionis langsung membombardir wilayah Gaza hingga mengakibatkan ribuan orang wafat dan luka.

Israel juga memutus aliran air, listrik dan makanan ke Gaza. Di tengah penderitaan warga Palestina itu, negara-negara barat justru mendukung Israel. AS bahkan mengirimkan rudal-rudal dan persenjataan canggih ke Israel.

Sebuah video seorang wanita yang mengaku Yahudi berkewarganegaraan AS sekaligus Israel pun beredar. Dia terang-terangan mengungkap kondisi sesungguhnya di tanah Palestina.

Kesaksian Wanita Yahudi Berkewarganegaraan WN AS & Israel 

Seorang wanita yang mengaku seorang Yahudi berkewarganegaraan AS dan Israel menungkap suatu fakta menarik mengenai konflik Israel dan Palestina.

Wanita tersebut merekam kesaksiannya dalam sebuah video dan dibagikan di dunia maya. Hal tersebut selayaknya yang nampak dalam video milik akun TikTok @kocikoci86.

Mengaku sebagai WN AS sekaligus Israel, wanita tersebut membeberkan kondisi sebenarnya di Palestina. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Video diawali dengan pernyataan dari wanita tersebut yang menjelaskan soal 'doktrin' Israel yang menyatakan negeri zionis itu tak pernah menjadi penjajah dan Palestina lah yang selalu menginginkan kematian para penganut Yahudi.

"Saya warga negara Amerika dan juga pemengang kewarganegaraan Israel. Saya hidup di sana 3,5 tahun saat masa kecil," katanya. 

"Dan saya selalu diberitahu bahwa Israel hanyalah membela diri, tidak pernah menjadi agresor," ungkapnya.

"Orang-orang Palestinalah yang selalu menjadi agresor dan mereka hanya menginginkan kematian semua Yahudi dan Israel," sambung wanita tersebut.

2023 merdeka.com

Merasa Dibohongi

Begitu kecewa dibohongi, doktrin tersebut ditegaskannya adalah palsu. Dia mengaku telah dibohongi atas pernyataan tersebut.

"Saya telah dibohongi. Bukan itu yang terjadi sekarang," terangnya.

Sebaliknya, wanita tersebut membeberkan kondisi sesungguhnya di Palestina. Dia menegaskan, Palestina lah yang justru begitu menderita atas kelakuan Israel

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tak tanggung-tanggung, wanita tersebut menyebut soal HAM warga dan anak-anak Palestina yang direnggut oleh Israel hingga membuat kondisi mereka begitu memprihatinkan. 

"Penjara terbuka, cek poin, blokade, kurangnya HAM, air, listrik, vaksin Covid," tuturnya.

"Penjara terbuka, cek poin, blokade, kurangnya HAM, air, listrik, vaksin Covid," tuturnya.
Dok. Istimewa

"Semua anak dipisahkan dari keluarganya, rumah mereka dicuri oleh zionis, ini tak bisa dilanjutkan. Ini harus berakhir sekarang," paparnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dia pun berharap agar konflik tersebut segera menemui solusi sebagai titik akhir.

Mengakhiri video, wanita tersebut secara blak-blakan 'berbalik arah'. Dia mendukung kemerdekaan rakyat Palestina secara penuh.

"Setiap orang harus mendukung Palestina. Saya mendukung kemerdekaan Palestina," pungkasnya.  

Israel Bombardir Gaza Palestina

Diketahui, Israel terus menghujani kota Gaza dengan bom yang dijatuhkan jet-jet tempur mereka. Israel juga mengerahkan barisan tank untuk mengepung Jalur Gaza pasca kelompok Hamas melancarkan serangan mematikan pada akhir pekan lalu, Sabtu (7/10).

Sepanjang hari, jet-jet tempur negeri zionis itu menjatuhkan bom ke Gaza.

Di tengah intensifnya serangan ke Jalur Gaza, Israel justru mendapatkan amunisi tambahan dari Amerika Serikat (AS).

Bantuan amunisi canggih itu mendarat di pangkalan udara Nevatim di Israel selatan pada Selasa (10/10/2023) malam.

Rekomendasi