8 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin E, Rambut Rontok Hingga Penglihatan Terganggu

Beberapa tanda tubuh saat mengalami kekurangan vitamin E yang penting diketahui.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
8 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin E, Rambut Rontok Hingga Penglihatan Terganggu
8 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin E, Rambut Rontok Hingga Penglihatan Terganggu (Merdeka.com)

Beberapa tanda tubuh saat mengalami kekurangan vitamin E yang penting diketahui.

Tanda tubuh kekurangan vitamin E bisa dilihat dari beberapa ciri di bawah ini.

Vitamin E adalah antioksidan yang penting untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Kekurangan vitamin E dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Apa saja tanda tubuh kekurangan vitamin E?

Simak ulasan selengkapnya dilansir dari laman Alodokter dan berbagai sumber, Kamis (28/12/2023):

Pentingnya Vitamin E
Dok. Istimewa

Seperti disebutkan di atas, vitamin E berguna untuk melindungi sel tubuh dari radikal bebas.

Vitamin ini bisa didapatkan secara alami dari  kacang-kacangan, biji-bijian, minyak sayur, sayuran hijau, dan gandum.

Kekurangan vitamin E sering juga disebut dengan Defisiensi vitamin E.

Meski jarang terjadi, kondisi ini bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Defisiensi vitamin E jarang menimbulkan gejala pada orang dewasa.

Karena orang dewasa cenderung memiliki banyak cadangan vitamin E di dalam jaringan lemak.

Sebaliknya, defisiensi vitamin E bisa berdampak lebih besar jika terjadi pada bayi atau anak-anak.

Berikut adalah beberapa tanda dan gejala kekurangan vitamin E:

1. Kulit Kering dan Bersisik

Vitamin E membantu menjaga kelembaban kulit. Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan kulit menjadi kering, bersisik, dan kasar.

2. Mata Kering

Vitamin E berperan dalam menjaga kesehatan mata. Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan mata menjadi kering dan iritasi.

3. Rambut Rusak

Vitamin E juga penting untuk kesehatan rambut.

Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan rambut menjadi kering, rapuh, dan mudah patah.

4. Sistem Kekebalan Tubuh Lemah

Vitamin E berkontribusi pada fungsi sistem kekebalan tubuh.

Kekurangan vitamin E dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi.


5. Kelainan Saraf

Vitamin E memiliki peran dalam menjaga kesehatan sistem saraf.

Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan gangguan pada sistem saraf, yang dapat mempengaruhi koordinasi otot dan sensasi.

6. Anemia Hemolitik

Kekurangan vitamin E dapat menyebabkan anemia hemolitik, yaitu kondisi di mana sel-sel darah merah dihancurkan lebih cepat dari yang dapat diproduksi oleh tubuh.

7. Masalah Kesuburan:

Vitamin E juga dikenal berperan dalam kesuburan. Kekurangan vitamin E dapat mempengaruhi kesuburan pada pria dan wanita.

8. Gangguan Neurologis

Kekurangan vitamin E yang parah dapat menyebabkan gangguan neurologis.

Seperti kesulitan berjalan, koordinasi yang buruk, dan masalah lain pada sistem saraf.

Asupan vitamin E bisa didapat dari beberapa makanan seperti kacang dan biji-bijian, sayuran hijau, minyak sayur, telur, kiwi, hingga mangga.

Selain dari makanan, asupan vitamin E juga bisa didapatkan dari suplemen.

Namun perlu diingat jika konsumsi suplemen vitamin E sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Penting untuk mendapatkan cukup vitamin E melalui makanan atau suplemen untuk menjaga kesehatan tubuh.

Suplemen vitamin E jarang menyebabkan efek samping jika dikonsumsi dalam dosis yang sesuai.

Namun jika dikonsumsi secara berlebihan, suplemen vitamin E dapat menimbulkan efek samping berupa mual, sakit kepala, dan tubuh terasa lelah.

Hentikan konsumsi suplemen vitamin E dan segera ke dokter jika muncul reaksi alergi obat atau timbul keluhan, seperti:

- Pusing atau terasa seperti akan pingsan

- Perubahan penglihatan, seperti penglihatan buram

- Lemas atau lelah yang tidak biasa

- Diare atau kram perut

- Mudah mengalami perdarahan, seperti mimisan, mudah memar, atau gusi berdarah

Rekomendasi