Dulu Susah, Pria Lulusan SMA Ini Sukses Beternak Ayam

Seorang pengusaha asal Wonosobo bernama Ganang adalah lulusan SMA yang kini sukses beternak ayam kampung.

Muhammad Farih Fanani
Oleh Muhammad Farih Fanani - Reporter
Dulu Susah, Pria Lulusan SMA Ini Sukses Beternak Ayam
Dulu Susah, Pria Lulusan SMA Ini Sukses Beternak Ayam (Merdeka.com)

Setiap pengusaha pasti mempunyai kisah suksesnya masing-masing. Salah satunya adalah pria asal Wonosobo bernama Ganang. 

Ia adalah seorang lulusan SMA yang pernah menjadi pengusaha kayu.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Usaha pertamanya tersebut mengalami kerugian dan membuatnya gulung tikar. Kini, Ganang bangkit dengan usaha barunya yaitu sebuah peternakan ayam kampung pedaging.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ganang adalah pengusaha yang kini sukses setelah mengalami masa sulit yang cukup mengharukan bersama dengan anak dan keluarganya. Bagaimana kisahnya? Simak ulasannya sebagai berikut.

Sebuah video yang diunggah oleh channel Youtube Juragan UKM memperlihatkan seorang pria yang merupakan seorang pengusaha ayam kampung, Ganang menceritakan kisahnya saat lulus SMA dan memulai sebuah usaha.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ganang pernah mengalami masa sulit saat usaha pertamanya gulung tikar. Saat itu, ia mengaku bahwa masih belum cukup usia untuk memulai usaha sehingga banyak dari segi manajemen ia sama sekali belum menguasai dengan baik.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Karena dulu saya mungkin terlalu dini untuk memulai usaha, jadi manajemennya memang belum bisa diatur sedemikian rupa seperti sekarang,” jelas Ganang.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kegagalan usaha pertama Ganang membuatnya harus mengalami masa sulit. Salah satunya adalah dari segi keuangan. Bahkan, Ganang mengatakan ia pernah berada di masa tidak bisa memberikan uang jajan kepada anaknya meski hanya seribu rupiah.

“Saya pernah di titik terendah, ketika itu anak saya masih satu mas. Ketika anak saya meminta untuk beli jajan dengan nominal hanya seribu rupiah. Namun, waktu itu saya di rumah hanya mempunyai uang lima ratus rupiah,” 

kata Ganang.

Setelah gagal dengan usaha kayunya, Ganang kemudian belajar dengan seorang teman untuk menjadi pengusaha ayam. Dari dialah, Ganang mendapatkan banyak ilmu dari nol sehingga bisa menjadi pengusaha ayam sampai sekarang.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Saat ini, Ganang sudah menemukan ritme usahanya. Ia mengatakan jika bisa melakukan panen ayam dua kali selama 6 bulan. Bahkan, jika ayam yang dipesan adalah ayam kampung dengan ukuran kecil, ia bisa panen tiga kali dalam 6 bulan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Ia pun memberikan makanan yang bergizi kepada ayamnya. Ia mencampurkan susu formula di makanan ayamnya. Selain itu, ia juga mempunyai racikan khusus agar ayam tetap sehat dan bisa tumbuh.

“Jahe sebagai penghangat dari dalam, kunyit sebagai pelancar pencernaan. Temulawak dan kencur sebagai pelega pernafasan. Juga antibiotik dan daya tahan tubuh,” 

jelas Ganang.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Saat ini, Ganang pun sudah sukses beternak ayam dan akan terus mengembangkan usahanya. Ia juga mengatakan jika ingin memulai sebuah usaha, pastikan terlebih dahulu, usaha yang akan dijalani mempunyai pasarnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Dulu saya tertarik kebetulan karena sudah punya marketnya. Setelah punya market kita baru belajar memelihara, dan baiknya kalau bisa dipantau dulu sama yang sudah punya peternakan,” pungkas Ganang.

Rekomendasi