Letjen (Purn) Edy Rahmayadi hadiri pernikahan anak sahabatnya, justru jadi reuni dadakan.
Gubernur Sumatera Utara Letjen (Purn) Edy Rahmayadi membagikan momen ketika dia menghadiri acara pernikahan anak sahabatnya.
Melalui postingan di Instagram pribadinya @edy_rahmayadi, mantan Pangkostrad itu mengunggah keseruan dirinya saat bertemu dengan rekan-rekannya di Akmil angkatan 1985.
Edy juga mengungkapkan kebahagiaannya bisa bertemu dengan eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo di acara tersebut. Simak ulasan selengkapnya:
Advertisement
Unggahan Edy Rahmayadi
Dalam keterangan, Edy menyebut jika dia secara khusus terbang dari Medan menuju Jakarta untuk menghadiri acara pernikahan anak dari sahabatnya itu.
Advertisement
"Menghadiri pernikahan anak dari sahabat saya satu letting di Akmil 1985, Mayjen TNI (Purn) George Elnadus Supit," tulis Edy dalam keterangan unggahan.
Tampil gagah menggunakan setelan jas berwarna hitam putih, Gubernur Sumut itu datang didampingi istri tercinta.
Advertisement
Menariknya, di acara tersebut Edy justru 'reuni' dadakan dengan rekan-rekan satu angkatannya di Akademi Militer (Akmil) tahun 1985.
"Melepas rindu bersama teman-teman Akmil angkatan 1985 yang juga turut hadir dalam momen kebahagiaan ini," tulisnya.
Selain itu, Edy juga berkesempatan bertemu dengan beberapa seniornya saat masih di militer dulu. Salah satunya eks Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.
Advertisement
Acara reuni dadakan yang dihadiri Edy itupun sukses membuatnya sangat bahagia karena bisa bertemu dengan rekan-rekannya dulu.
"Alhamdulillah, semoga silaturahmi ini terus terjaga dan membawa berkah," tulis Edy.
Advertisement
Di akhir tulisannya, Edy tak lupa juga memberikan doa untuk kedua mempelai yang berbahagia.
"Teruntuk ananda Rahel dan Bagas, saya doakan semoga kalian berdua menjadi pasangan yang berbahagia dan langgeng terus hingga ke anak cucu," pungkas Edy.
Advertisement
Sosok Edy Rahmayadi
Advertisement
Edy Rahmayadi menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023.
Edy merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1985 yang berpengalaman dalam bidang infanteri.
Jabatan terakhirnya sebelum memutuskan pensiun dini ialah Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).