Saudari Presiden Irlandia juga Diculik dan Ditahan Israel: Saya Sangat Bangga Ikut Armada Bantuan Gaza

Margaret Connolly menjadi salah satu dari sedikitnya enam warga negara Irlandia yang berada di atas armada bantuan tersebut ketika dicegat oleh tantara Israel.

Mardani
Oleh Mardani - Reporter
Saudari Presiden Irlandia juga Diculik dan Ditahan Israel: Saya Sangat Bangga Ikut Armada Bantuan Gaza
global sumud flotilla (qiraatafrican)

Margaret Connolly, Saudari Presiden Irlandia Catherine Connolly, dilaporkan termasuk di antara para aktivis Global Sumud Flotilla yang diculik dan ditahan pasukan Israel saat misi kemanusiaan menuju Gaza. Laporan media pada Senin menyebut, Margaret Connolly menjadi salah satu dari sedikitnya enam warga negara Irlandia yang berada di atas armada bantuan tersebut ketika dicegat oleh tantara Israel.

Informasi itu disampaikan Irish Independent dengan mengutip para aktivis yang terlibat dalam misi tersebut. Demikian dikutip dari Anadolu, Selasa (19/5/2026).

Menurut pihak Global Sumud Flotilla, sebanyak 10 kapal dari konvoi yang terdiri dari 60 kapal dicegat dan dinaiki pasukan Israel di perairan internasional pada Senin pagi. Penyelenggara menyebut pencegatan terjadi sekitar 70 mil laut dari Pulau Siprus. Dari total 15 peserta asal Irlandia, sedikitnya enam orang dilaporkan ditahan.

Margaret Connolly: Saya Sangat Bangga Ikut Serta Dalam Armada ini

Kelompok Global Sumud Flotilla juga merilis video Margaret Connolly bersama lima aktivis lainnya yang diduga direkam sebelum pencegatan terjadi.

“Jika Anda menonton video ini, itu berarti saya telah diculik dari perahu saya di armada oleh pasukan pendudukan Israel, dan sekarang saya ditahan secara ilegal di penjara Israel,” kata Connolly dalam video tersebut.

Ia mengaku bangga dapat terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut.

“Saya sangat bangga bisa ikut serta dalam armada ini - ini yang terbesar hingga saat ini,” tambahnya.

Sekitar 100 Aktivis Ditahan

Pada Senin, militer Israel dilaporkan menyerang dan mencegat armada kemanusiaan Global Sumud yang tengah menuju Gaza di perairan internasional. Dalam operasi tersebut, sekitar 100 aktivis disebut ditahan ketika misi berupaya menembus blokade Israel terhadap wilayah Palestina.

Armada yang terdiri dari lebih dari 50 kapal itu diketahui berlayar dari distrik Marmaris, wilayah Mediterania Turki, pada Kamis lalu. Misi tersebut menjadi upaya terbaru untuk menembus blokade Israel terhadap Gaza yang telah berlangsung sejak 2007.

Libatkan Aktivis dari 39 Negara

Penyelenggara menyebut misi kemanusiaan itu melibatkan 426 peserta, termasuk 96 aktivis asal Turki dan peserta dari 39 negara lainnya.

Negara-negara yang terlibat antara lain Jerman, Amerika Serikat, Argentina, Australia, Bahrain, Brasil, Aljazair, Indonesia, Maroko, Prancis, Afrika Selatan, Inggris, Irlandia, Spanyol, Italia, Kanada, Mesir, Pakistan, Tunisia, Oman, hingga Selandia Baru.

Sebelumnya, pada 29 April lalu, pasukan Israel juga dilaporkan menyerang armada bantuan Global Sumud di lepas pantai Pulau Kreta, Yunani.

Rekomendasi