Seorang ketua rukun tetangga (RT) di Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara tengah ramai jadi sorotan di media sosial. Hal ini dikarenakan dia menjadi ketua RT di usianya yang masih 19 tahun.
Berdasarkan informasi, diketahui jika sosok ketua RT Gen Z itu bernama Sahdan Arya Maulana. Saat ini, dia masih aktif terdaftar sebagai mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).
Meski baru dua bulan menjabat, kinerja Arya disorot lantaran langsung bergerak cepat ketika merespons keluhan warga. Salah satunya terkait jalanan kampung yang rusak. Aksinya saat memimpin warga untuk bergotong royong memperbaiki jalan pun viral di medsos.
Melansir dari unggahan di akun Instagram @zonamahasiswa.id, membagikan video merekam momen saat Arya bersama warga sekitar bersama-sama memperbaiki jalan rusak di sekitar perkampungan.
Unggahan itupun langsung viral di media sosial dan mendapat beragam komentar dari warganet. Banyak netizen memuji kepemimpinan Arya yang seolah membuktikan bahwa anak muda sepertinya juga bisa berguna untuk masyarakat.
Sosok Sahdan Arya sebagai Ketua RT Gen Z itu ramai diperbincangkan. Sebab, selama ini banyak stereotip yang meremehkan anak-anak generasi Z. Kisah tentang Arya itu seolah mematahkan stereotip tersebut.
Advertisement
Ramai Jadi Sorotan
"Sudah dipastikan dia akan menjadi RT sampe umur 80 tahun 😂," komen @porse***
"Enak sih warganya setuju milih gen Z jadi Ket Rt, di tempatku mlah diremehkan klo yg muda mau ngajuin diri 😂," kata @nurih***
"Ya yang udah sepuh mah jadi pengawas aja, yang muda2 yang gerak biar satset ga banyak cingcong," komen @mira***
"Nah yg begini yg ditunggu.. ..Semangat ya bung, anda punya masa depan yg keren nantinya. 🔥," komen @sava***
"Memang tidak semua gen Z, itu gen Z yang dapat didikan yang terarah, karena bagus saja tidak cukup, merasa lebih kreatif hanya saja salah arahan, dan kurang adanya ajaran sopan santun, itu yang membuat gen Z salah jalan," komen @billy***
"Keren banget nih anak muda sekarang udah bisa ambil alih jadi pemimpin yuk bisa dicontoh di daerah lain," komen @di.ko