Ketika Jenderal Mantan Wakapolri Menohok Beri Nasihat sampai Melirik Tajam Bikin Ahmad Dhani Terdiam di MKD DPR

Begini isi pesan eks Wakapolri kepada Dhani usai pernyataan kontroversialnya disorot lantaran bernuansa SARA.

Thomas
Oleh Thomas - Reporter
Ketika Jenderal Mantan Wakapolri Menohok Beri Nasihat sampai Melirik Tajam Bikin Ahmad Dhani Terdiam di MKD DPR
Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI memutuskan Ahmad Dhani terbukti melanggar kode etik atas pernyataannya yang dinilai seksis, rasis, dan menghina marga. (Planet Merdeka)

Anggota Komisi X DPR Ahmad Dhani Prasetyo menjalani pemeriksaan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR pada Rabu, 7 Mei 2025.

Pentolan Dewa 19 itu diadukan terkait pernyataannya yang dinilai bernuansa SARA dan seksis.

Diketahui, Dhani diperiksa dalam dua perkara yaitu pernyataan dinilai bernuansa SARA dan seksis dan laporan dugaan penghinaan terhadap marga musisi Rayen Pono.

Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Adang Daradjatun selaku Anggota MKD memberikan teguran dan nasihat keras kepada Ahmad Dhani.

Dengan gestur tegas, Adang meminta agar Ahmad Dhani untuk tidak berbicara seenaknya di hadapan publik.

"Dari diskusi tadi saya masih melihat teradu nih, masih mempermasalahkan masalah kepatutan. Nah, mungkin titipan saya bahwa agar lebih membaca kembali ketentuan-ketentuan kode etik yang ada di DPR," ucapnya.

Adang sepakat dengan ucapan Hasan Basri dan Tomi Kurniawan yang menyinggung masalah kepatutan yang dianggap telah dilanggar oleh Ahmad Dhani selaku anggota DPR.

"Sebagai anggota DPR apapun juga kita tidak bisa berbicara seenaknya saja. Jadi setuju tadi yang disampaikan oleh Yang Mulia Tommy Kurniawan ini bukan berdebat tapi saya ingin menggaris bawahi oleh yang mulia Hasan Basri dan Tomi Kurniawan ini masalah kepatutan. Diingat ya masalah kepatutan sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat," sambungnya.

Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Adang Daradjatun
Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Adang Daradjatun merdeka

Tegur Ahmad Dhani tentang Kode Etik

Mantan Wakapolri itu pun mengingatkan Ahmad Dhani dan seluruh anggota DPR agar menjaga kehormatan dan kode etik.

"Selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang memiliki kode etik yang begitu sangat tinggi dan dihormati sehingga adanya Mahkamah Kehormatan Dewan ini menjadi perhatian tidak hanya untuk teradu ya, tetapi juga untuk seluruh anggota dewan," tegasnya dengan melirik Ahmad Dhani.

Meski dalam konteks diskusi, Adang menegaskan bahwa etika tetap menjadi pedoman utama di balik sebuah perdebatan yang terjadi.

"Untuk diingat bahwa kita berbicara di ruang ini adalah berbicara tentang etika, tidak berbicara tentang perdebatan," pungkasnya.

Anggota DPR Ahmad Dhani
Anggota DPR Ahmad Dhani merdeka

Berdalih 'Keseleo Lidah'

Ahmad Dhani memberikan keterangan terkait pernyataan kontroversialnya yang memplesetkan nama marga Pono menjadi 'Porno'.

Dhani menganggap ucapan tersebut merupakan ketidaksengajaan dan hanya 'slip of the tongue' alias keseleo lidah. Karenanya ia langsung meminta maaf setelahnya kepada yang bersangkutan.

"Kalau yang namanya slip of tongue saya di acara tersebut saya langsung minta maaf...saya yakin semua wartawan juga merasa bahwa itu tidak ada unsur kesengajaan dan benar-benar slip of the tongue."

"Tentunya semua slip of the tongue pun kan namanya juga kesalahan tentunya ya tentunya kesalahan yang harus disesali dan harus dimohonkan maaf kepada yang bersangkutan karena memang tidak ada tujuan untuk merendahkan atau apapun," ujar pendiri Dewa 19 tersebut.

Sebagai bentuk pertanggungjawabannya, ia mengaku telah meminta maaf dan menyesali perbuatannya. Ia pun siap mendapatkan pengarahan dari para pimpinan DPR RI.

"Jadi tentunya kalau memang dianggap itu kesalahan dan kalau memang slip of the tongue ada kesalahan ya pasti langsung saat itu saya sudah minta maaf gitu."

"Kalau dibilang menyesal soal segala macam ya tentunya sebagai anggota DPR biasa saya menghormati semua senior-senior pimpinan DPR dan tentunya saya akan mengikuti apa saja yang diarahkan oleh Bapak-bapak pimpinan Yang Mulia cukup ada tambahan Yang Mulia," tuturnya.

Rekomendasi