9 Pantangan Makanan Asam Urat, Penderita Wajib Tahu Demi Jaga Kesehatan

Berikut daftar pantangan makanan asam urat yang perlu diperhatikan.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
9 Pantangan Makanan Asam Urat, Penderita Wajib Tahu Demi Jaga Kesehatan
Nyeri Asam Urat. (foto: Pinterest/JawaPos). (© 2025 Liputan6.com)

Asam urat adalah senyawa kimia yang terbentuk ketika tubuh memecah zat yang disebut purin. Dalam kondisi normal, asam urat larut dalam darah dan dikeluarkan melalui urin.

Namun, ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi, kristal-kristal asam urat dapat terbentuk dan menumpuk di sendi, menyebabkan peradangan dan rasa sakit yang dikenal sebagai serangan gout atau asam urat.

Asam urat merupakan kondisi kesehatan yang dapat sangat mengganggu kualitas hidup penderitanya. Salah satu kunci utama dalam mengelola asam urat adalah dengan memperhatikan asupan makanan.

Apa saja daftar pantangan makanan asam urat yang perlu diperhatikan? Melansir dari berbagai sumber, Selasa (11/3), simak ulasan informasinya berikut ini.

Gejala Asam Urat

Gejala asam urat dapat bervariasi dari ringan hingga berat. Beberapa tanda dan gejala umum meliputi:

  1. Nyeri sendi yang intens, terutama di jempol kaki
  2. Pembengkakan dan kemerahan di area sendi yang terkena
  3. Rasa panas di sendi
  4. Kekakuan sendi
  5. Keterbatasan gerak sendi
  6. Kulit di sekitar sendi yang terasa gatal dan mengelupas
  7. Demam ringan

Serangan asam urat sering terjadi secara tiba-tiba, biasanya di malam hari, dan dapat berlangsung selama beberapa hari hingga minggu jika tidak diobati.

Pantangan Makanan Asam Urat

Salah satu langkah penting dalam mengelola asam urat adalah dengan menghindari makanan yang dapat memicu peningkatan kadar asam urat dalam darah. Berikut adalah daftar pantangan makanan asam urat yang perlu Anda waspadai:

1. Jeroan

Jeroan seperti hati, ginjal, otak, dan paru-paru memiliki kandungan purin yang sangat tinggi. Konsumsi jeroan dapat meningkatkan risiko serangan asam urat secara signifikan. Sebaiknya hindari sepenuhnya jenis makanan ini jika Anda memiliki riwayat asam urat.

2. Daging Merah

Daging merah, termasuk daging sapi, domba, dan babi, mengandung purin dalam jumlah yang cukup tinggi. Meskipun tidak perlu dihindari sepenuhnya, konsumsi daging merah sebaiknya dibatasi. Jika ingin mengonsumsi, pilihlah potongan daging yang lebih ramping dan batasi porsinya.

3. Makanan Laut Tertentu

Beberapa jenis makanan laut memiliki kandungan purin yang tinggi, termasuk:

  1. Ikan sarden
  2. Ikan teri
  3. Kerang
  4. Udang
  5. Ikan makarel
  6. Ikan herring

Meskipun ikan mengandung nutrisi penting, penderita asam urat sebaiknya membatasi konsumsi jenis-jenis ikan di atas dan memilih alternatif ikan dengan kandungan purin lebih rendah seperti salmon atau cod.

4. Alkohol

Minuman beralkohol, terutama bir, dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh dan menghambat pembuangannya. Alkohol juga dapat menyebabkan dehidrasi, yang dapat memperburuk gejala asam urat. Sebaiknya hindari atau batasi konsumsi alkohol secara signifikan.

5. Makanan dan Minuman Tinggi Fruktosa

Fruktosa, terutama yang terdapat dalam minuman manis dan makanan olahan, dapat meningkatkan kadar asam urat. Hindari konsumsi berlebihan:

  1. Minuman bersoda
  2. Jus buah kemasan
  3. Permen
  4. Kue manis
  5. Makanan olahan dengan pemanis tinggi

6. Sayuran Tinggi Purin

Meskipun sayuran umumnya baik untuk kesehatan, beberapa jenis sayuran memiliki kandungan purin yang cukup tinggi. Batasi konsumsi:

  1. Asparagus
  2. Bayam
  3. Jamur
  4. Kembang kol

Perlu dicatat bahwa efek sayuran tinggi purin terhadap asam urat tidak sebesar efek dari sumber hewani. Namun, tetap bijak untuk mengonsumsinya dalam jumlah moderat.

7. Ragi dan Makanan Fermentasi

Ragi dan beberapa makanan fermentasi dapat meningkatkan kadar asam urat. Batasi konsumsi:

  1. Tape
  2. Tempe
  3. Bir (selain karena alkoholnya)
  4. Makanan yang menggunakan ragi dalam jumlah besar

8. Kacang-kacangan Tertentu

Beberapa jenis kacang-kacangan memiliki kandungan purin yang cukup tinggi. Meskipun tidak perlu dihindari sepenuhnya, batasi konsumsi:

  1. Kacang merah
  2. Kacang polong
  3. Kacang kedelai
  4. Kacang tanah

9. Durian dan Buah-buahan Tertentu

Meskipun buah-buahan umumnya baik untuk kesehatan, beberapa jenis buah perlu dikonsumsi dengan hati-hati oleh penderita asam urat:

  1. Durian – mengandung purin yang cukup tinggi
  2. Alpukat – meskipun sehat, mengandung purin moderat
  3. Buah kering – karena konsentrasi gula yang tinggi

Makanan yang Aman Dikonsumsi

Setelah mengetahui pantangan makanan asam urat, penting juga untuk memahami makanan yang aman dan bahkan bermanfaat untuk dikonsumsi. Berikut adalah beberapa pilihan makanan yang baik untuk penderita asam urat:

  1. Sayuran rendah purin: wortel, kubis, selada, timun, brokoli
  2. Buah-buahan: apel, jeruk, pisang, stroberi (kecuali yang disebutkan sebelumnya)
  3. Produk susu rendah lemak
  4. Telur (dalam jumlah moderat)
  5. Roti dan sereal gandum utuh
  6. Karbohidrat kompleks: nasi merah, quinoa, oatmeal
  7. Protein nabati: tahu (dalam jumlah moderat)
  8. Minyak sehat: minyak zaitun, minyak kanola
  9. Air putih dan teh herbal

Tips Pola Makan untuk Penderita Asam Urat

Selain menghindari pantangan makanan asam urat, berikut beberapa tips pola makan yang dapat membantu mengelola kondisi ini:

  1. Minum banyak air putih untuk membantu mengeluarkan asam urat dari tubuh
  2. Konsumsi makanan dalam porsi kecil tapi sering untuk menghindari fluktuasi kadar gula darah
  3. Pilih metode memasak yang sehat seperti mengukus, merebus, atau memanggang daripada menggoreng
  4. Batasi konsumsi garam untuk mengurangi retensi cairan
  5. Konsumsi makanan kaya vitamin C yang dapat membantu menurunkan kadar asam urat
  6. Jaga berat badan ideal karena obesitas dapat memperburuk asam urat
  7. Konsumsi makanan secara teratur dan hindari puasa berkepanjangan yang dapat memicu serangan
Rekomendasi