Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Para Kapten Klub Eropa di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ini Daftar Lengkapnya!

Jelang laga penting di Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia berpotensi diperkuat oleh pemain keturunan yang kini menjadi kapten klub Eropa.

Thomas Wardana
Oleh Thomas Wardana - Reporter
Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Para Kapten Klub Eropa di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ini Daftar Lengkapnya!
Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Para Kapten Klub Eropa di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ini Daftar Lengkapnya! (Merdeka.com)

Timnas Indonesia tengah bersiap menghadapi laga-laga penting di Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 mendatang dengan tambahan kekuatan yang signifikan.

Beberapa pemain keturunan Indonesia yang saat ini menjabat sebagai kapten klub di Eropa berpotensi memperkuat skuad Garuda.

Hal ini tentu akan menambah kedalaman dan kualitas permainan timnas Indonesia di kancah internasional.

Proses naturalisasi beberapa pemain tersebut sedang berlangsung, menambah optimisme bagi para pendukung sepak bola Indonesia.

Kehadiran pemain-pemain berbakat ini bukan hanya sekadar menambah jumlah pemain, tetapi juga meningkatkan kualitas dan pengalaman skuad Garuda.

Kepemimpinan yang mereka tunjukkan sebagai kapten klub di Eropa menjadi nilai tambah yang signifikan bagi tim nasional.

Selain itu, potensi tambahan pemain lain dari Eropa juga tengah dipertimbangkan, meskipun belum dikonfirmasi apakah mereka menjabat sebagai kapten klub. Lantas siapa saja pemain yang dimaksud?

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes menjadi kiper berkebangsaan Indonesia pertama yang tampil di kompetisi elite Amerika Serikat, Major League Soccer (MLS).

Paes saat ini memperkuat klub FC Dallas tercatat sejak 2022 lalu. Meski baru berjalan 3 tahun, Paes sudah mulai dipercaya mengisi posisi kapten di klubnya.

Tercatat, Paes telah memakai ban kapten FC Dallas sejak laga persahabatan pada bulan lalu.

Selain itu, Paes juga dipercaya menjadi kapten pengganti di laga perdana FC Dallas kontra Houston Dynamo pada Minggu (23/2) kemarin.

Pemain Timnas Indonesia berstatus kapten selanjutnya adalah Justin Hubner. Justin saat ini memperkuat Wolverhampton Wanderers U-21 di Liga Inggris U-21.

Hubner mulai dipercaya menjadi kapten tim sejak musim ini. Bahkan ia juga mulai rutin tampil penuh sepanjang laga.

Selain di klub, Hubner juga pernah dipercaya menjadi kapten Timnas Indonesia U-23 pada perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024 melawan Irak.

Pemain ketiga yang menjadi kapten di klubnya adalah Jay Idzes. Kapten Timnas Indonesia tersebut belum lama ini mendapat kepercayaan menjadi kapten di klubnya, Venezia FC.

Sebelumnya Idzes sering ditunjuk menjadi kapten pengganti. Namun semenjak lima laga terakhir, Idzes justru kerap dipilih menjadi kapten utama menggantikan Joel Pohjanpalo yang hengkang ke Palermo dan mulai jarang dimainkannya Zampano oleh pelatih Eusebio Di Francesco.

Tercatat, Idzes dipercaya menjadi kapten penuh kala Venezia menghadapi Hellas Verona, Udinese, AS Roma, Genoa, dan Lazio.

Beberapa pemain Timnas Indonesia yang merumput di Belanda juga pernah menjadi kapten di klubnya masing-masing.

Pemain pertama adalah Thom Haye diketahui pernah menjadi kapten di klub Heerenven sebelum hengkang ke Almere City pada awal musim 2024/2025. Meski bukan berstatus kapten utama, pengalamannya sebagai kapten membuktikan jiwa kepemimpinan yang bagus di lapangan.

Pemain kedua adalah Calvin Verdonk. Verdonk pernah dipercaya menjadi kapten di NEC Nijmegen pada pertandingan Piala KNVB 2024/2025 melawan Heracles Almelo sebagai kapten pengganti.

Pemain ketiga adalah Ivar Jenner. Pemain yang kini merumput bersama Jong Utrecht tersebut beberapa kali ditunjuk sang pelatih menjadi kapten.

Tercatat, ia pernah memakai ban kapten kala menghadapi Jong AZ Alkmar pada Rabu (23/10/2024) lalu. Selain itu, Ivar juga ditunjuk jadi kapten pengganti kala Jong Utrecht takluk dari Telstar pada 12 Februari 2025 lalu.

Kevin Diks juga pernah merasakan panasnya ban kapten saat membela FC Copenhagen di Liga Denmark.

Meski bukan kapten utama, Kevin Diks pernah merasakannya saat laga awal musim kala bersua Nordsjaelland.

Pemain yang musim depan membela klub Borussia Moenchengladbach tersebut terbukti memiliki jiwa kepemimpinan dan masuk dalam jajaran kapten di Timnas Indonesia.

Jordi Amat menjadi pemain selanjutnya yang pernah merasakan ban kapten kala bermain di Eropa.

Momen tersebut terjadi saat Amat masih bermain di Liga Belgia bersama KAS Eupen pada tahun 2020-2022.

Tak cukup di Belgia, Amat juga kembali dipercaya menjadi kapten di klub Malaysia Johor Darul Takzim saat ini dan pernah menjadi kapten utama Timnas Indonesia.

Selain Amat, Timnas Indonesia juga akan diperkuat kapten Lommel SK Joey Pelupessy.

Pemain yang akan menjalani proses naturalisasi tersebut tercatat menjadi kapten utama Lommel sejak perpindahannya ke Belgia dari klub Groningen pada musim dingin lalu.

Sebelumnya, Joey juga dipercaya menjadi kapten utama Groningen kala bermain di Eredivisie.

Rekomendasi