Gara-Gara Limbah Kayu, Pemuda ini Sukses Ketiban Untung Jadi Pengusaha Jualannya Sampai Luar Negeri

Kisah seorang pengusaha sukses asal Jember yang berhasil mengolah limbah kayu jadi barang bernilai jual tinggi.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Gara-Gara Limbah Kayu, Pemuda ini Sukses Ketiban Untung Jadi Pengusaha Jualannya Sampai Luar Negeri
Cerita Pengusaha Sukses (Youtube: PecahTelur)

Seorang pengusaha asal Jember, Jawa Timur berhasil mengolah limbah kayu menjadi kerajinan tangan yang bernilai jual tinggi. Mohammad Edo Pahlevi Prihandana (34) membagikan kisahnya dalam membangun bisnis melalui video di kanal Youtube PecahTelur.

Dalam video, Edo menceritakan tentang bisnis yang ia tekuni dan bagaimana awal mula dirinya merintis usaha tersebut dari modal hanya Rp150 ribu hingga kini omsetnya mencapai miliaran rupiah.

"Usaha di bidang kerajinan pengolahan limbah kayu, kita manfaatkan limbah kayu menjadi sebuah kerajinan dan itu menjadi sebuah souvenir yang banyak dipakai di restoran-restoran terutama di Bali jenisnya jadi sendok, mangkok, piring kaya gitu," kata Edo dikutip dari Youtube PecahTelur (12/2).

Kisah Pengusaha Sukses
Kisah Pengusaha Sukses Youtube: PecahTelur

Edo mengatakan, jika dia memulai usaha pengolahan limbah kayu itu sejak tahun 2021 saat pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia. Pada saat itu, dia melihat banyak tetangganya yang memanfaatkan limbah kayu untuk dibuat kerajinan.

"Pertama saya tidak tahu sama sekali tentang usaha ini kerajinan kayu enggak tahu sama sekali. Tapi di daerah saya memang terkenal dengan kerajinan kayu," ungkapnya.

Awalnya, Edo memiliki ide untuk menjual produk-produk hasil karya tetangganya di kampung halaman. Dia kemudian mencoba untuk membeli dan memasarkan ulang di media sosial dan marketplace.

Pengusaha Sukses
Pengusaha Sukses Youtube: PecahTelur

"Saya ini kerjanya awalnya dulu di EO jadi enggak ada basic-nya sama sekali. Awalnya saya modal itu cuma Rp150 ribu karena awalnya saya cuma beli produk di tetangga saya sebagai sampel," kata Edo.

"Saya cuma beli lima macam nah kemudian dari Rp150 ribu saya foto (produk) saya posting di sosmed dan marketplace itu saya inget pas momen promo 12.12 (orderan) mbludak sampai 1.500an yang awalnya cuma satu dua aja," tambahnya.

Seiring berjalanannya waktu, Edo mulai kebanjiran orderan. Hal itu memaksa dirinya harus memutar otak untuk memproduksi barang sendiri secara massal demi bisa memenuhi permintaan konsumen.

Bisnis Sukses
Bisnis Sukses Youtube: PecahTelur

Setelah berjalanan kurang lebih tiga tahun, Edo telah memiliki rumah produksi sendiri. Usaha pengolahan limbah kayunya itu bahkan kini memiliki omzet ratusan juta rupiah hingga miliaran rupiah setiap bulannya.

"Kalo perputaran uang untuk (penjualan) lokal sebulan ya Rp200 juta - Rp300 juta tapi kalau sudah ekspor kita ya bisa Rp500 juta bisa Rp1 miliar atau Rp1,5 miliar ya tergantung jumlahnya," kata Edo.

Tak hanya di dalam negeri, Edo juga kerap melakukan ekspor ke luar negeri. Mulai dari Yaman, Arab Saudi, Turki, Malaysia, dan Singapura.

"Sekarang yang saya garap itu pesenan Turki itu repeat order tiap 6 bulan sekali," ungkapnya.

Rekomendasi