Gunung Batu Ciwidey dan Sisi Menariknya, Ada Banyak Bangunan Peninggalan Belanda

Gunung Batu Ciwidey terletak di sebelah perkebunan teh Chakra Kanaan dan Sinumbra.

Dyah Ayu Pamela
Oleh Dyah Ayu Pamela - Reporter
Gunung Batu Ciwidey dan Sisi Menariknya, Ada Banyak Bangunan Peninggalan Belanda
Perkebunan Teh Chakra Kanaan di Bandung, kaki Gunung Batu Ciwidey. (Dok: https://www.instagram.com/tv/B8 (© 2025 Liputan6.com)

Gunung Batu Ciwidey terletak di batas antara Bandung dan Cianjur. Gunung ini berada di sekitar perkebunan teh Chakra Kanaan dan Sinumbra. Mengutip dari laman Bandung Bergerak pada Rabu, 15 Januari 2025, jika ditarik garis lurus dari pusat Kota Bandung, jaraknya sekitar 39 kilometer ke arah barat daya.

Sebagian besar bagian timur gunung ini berada di wilayah Desa Indragiri, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, sementara bagian baratnya mencakup Desa Karangjaya dan Desa Bunijaya di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur.

Titik puncak gunung ini terletak tepat di perbatasan ketiga desa tersebut. Ketinggian Gunung Batu Ciwidey mencapai 1.815 meter di atas permukaan laut (Mdpl), berdasarkan peta Rupa Bumi Indonesia (RBI). Selain informasi tentang lokasi dan ketinggiannya, ada banyak hal menarik lainnya mengenai Gunung Batu Ciwidey.

Berikut ini enam fakta menarik Gunung Batu Ciwidey yang dirangkum oleh Tim Lifestyle Liputan6.com dari berbagai sumber.

1. Asal-usul Gunung Batu Ciwidey

Menurut penduduk setempat, nama Gunung Batu diambil dari banyaknya batu yang ada di area tersebut serta adanya dinding batu yang terlihat di dekat puncak dan di lereng gunung. Singkapan batu di dekat puncak membentuk tebing yang hampir tegak lurus.

Jika kita berada di sisi selatan dari puncak, tebing-tebing ini terlihat dengan jelas. Terdapat dua tebing batu yang dapat dilihat; satu tebing berada tepat di bawah puncak, sedangkan tebing yang lainnya terletak agak jauh dari puncaknya. Namun, dari sisi timur atau utara, singkapan batuan ini tidak terlihat.

2. Melintasi Kebun Teh yang Terkenal

6 Fakta Menarik Gunung Batu Ciwidey di Perbatasan Bandung dan Cianjur
Perkebunan Teh Chakra Kanaan di Bandung, kaki Gunung Batu Ciwidey. (Dok: https://www.instagram.com/tv/B8 © 2025 Liputan6.com

Untuk mencapai Gunung Batu Ciwidey dari Kota Bandung, pendaki perlu melewati kawasan Soreang dan Ciwidey, lalu melanjutkan perjalanan ke arah Rancabali. Sebelum tiba di Situ Patenggang, Anda akan menemukan jalan yang berbelok ke kanan menuju Perkebunan Teh Rancabali.

Selanjutnya, teruskan perjalanan melewati Bayongbong, dan beloklah ke kiri menuju Perkebunan Teh Sinumbra. Dalam perjalanan menuju Gunung Batu Ciwidey, Anda akan melewati dua perkebunan teh yang menarik dan memiliki sejarah yang kaya, yaitu Perkebunan Teh Sinumbra dan Perkebunan Teh Chakra Kanaan.

Agar lebih mudah dalam menentukan arah, Anda dapat memanfaatkan petunjuk jalan secara online dengan mencari "Perkebunan Teh Kanaan" di mesin pencari. Dengan cara ini, rute perjalanan dan peta akan tersedia untuk memandu Anda.

3. Banyak Bangunan Peninggalan Belanda

Sepanjang perjalanan menuju Perkebunan Teh Sinumbra, Anda akan disuguhkan pemandangan yang memukau. Selain keindahan hijau perkebunan teh yang menyegarkan mata, Anda juga akan menjumpai bangunan-bangunan tua peninggalan masa Hindia Belanda dengan arsitektur yang sangat menarik. Anda dapat berhenti sejenak untuk berfoto di lokasi-lokasi bangunan tersebut.

4. Jalur untuk Mendaki

6 Fakta Menarik Gunung Batu Ciwidey di Perbatasan Bandung dan Cianjur
Perkebunan Teh Chakra Kanaan di Bandung, kaki Gunung Batu Ciwidey. (Dok: https://www.instagram.com/tv/B8 © 2025 Liputan6.com

Pendakian ke puncak Gunung Batu Ciwidey dapat dilakukan melalui dua rute, yaitu rute sebelah selatan dan rute sebelah timur. Rute selatan dimulai dari Kampung Palawija, yang terletak di tengah Perkebunan Teh Kanaan, di mana mayoritas penduduknya bekerja sebagai pegawai perkebunan.

Sebelum mencapai Kampung Palawija, kita harus melewati pos penjagaan perkebunan terlebih dahulu. Perjalanan kemudian akan melintasi kebun teh dan sebuah bukit yang dikenal dengan nama Bukit Paniisan.

Di sisi lain, pendakian melalui rute timur dimulai dari sebuah area terbuka yang terletak di tengah kebun teh. Pendakian ini diawali dengan menyusuri perkebunan dan beberapa sungai kecil yang airnya mengalir jernih.

Setelah melewati perkebunan, kita akan memasuki hutan yang masih lebat, di mana jalur pendakian kadang-kadang hilang atau kurang terlihat. Namun, menjelang puncak, jalur pendakian kembali terlihat dengan jelas. Tampaknya, rute pendakian di sisi timur ini jarang dilalui oleh para pendaki.

5. Tumbuhan di Sekitar Gunung

6 Fakta Menarik Gunung Batu Ciwidey di Perbatasan Bandung dan Cianjur
Perkebunan Teh Chakra Kanaan di Bandung, kaki Gunung Batu Ciwidey. (Dok: https://www.instagram.com/tv/B8 © 2025 Liputan6.com

Menarik untuk dicatat, ketika menjelajahi jalur di sisi timur, Anda akan menemukan tumbuhan markisa hutan yang dalam bahasa Sunda dikenal sebagai konyal (Passiflora edulis). Tumbuhan ini tumbuh merambat di antara pepohonan yang rimbun.

Di sisi selatan, Anda akan menjumpai tumbuhan kantong semar, yang merupakan jenis nepenthes mirabilis. Daunnya memiliki bentuk yang dimodifikasi menyerupai kantong, yang berfungsi untuk menangkap serangga.

Beberapa kantong semar tumbuh di permukaan tanah, sementara yang lainnya tumbuh di atas permukaan. Agar dapat menikmati keindahan alam ini secara menyeluruh, Anda dapat memilih untuk naik dan turun melalui jalur yang berbeda.

6. Punya 2 Puncak

Puncak Gunung Batu Ciwidey terdiri dari area yang tidak terlalu luas, tetapi memanjang, cukup untuk menampung sekitar 20 orang. Terdapat dua puncak di sini. Puncak pertama adalah puncak utama yang terletak di ketinggian 1.815 Mdpl, sesuai dengan yang tertera pada peta.

Sedangkan puncak kedua berada di sebelah selatan puncak utama dan lebih rendah. Puncak kedua ini terletak di atas tebing batu dan memiliki kemiringan yang lebih curam dibandingkan puncak utama. Jarak antara kedua puncak tersebut sekitar 200 meter.

Perjalanan menuju puncak memakan waktu sekitar 2-3 jam, baik melalui jalur selatan maupun jalur timur, tergantung pada kondisi fisik pendaki dan seberapa sering mereka beristirahat. Jarak yang harus ditempuh untuk mencapai puncak berkisar antara 3-5 kilometer.

Daftar barang yang wajib dibawa saat naik gunung. (dok. Liputan6.com/Abdillah)
Daftar barang yang wajib dibawa saat naik gunung. (dok. Liputan6.com/Abdillah)
Rekomendasi