Bikin Haru, Begini Ungkapan Romyani Sopir Bus Tragedi Tegal ke Hotman Paris

Ucapan terima kasih sopir bus yang kecelakaan di Tegal kepada Hotman Paris Hutapea.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Bikin Haru, Begini Ungkapan Romyani Sopir Bus Tragedi Tegal ke Hotman Paris
Sopir Bus Kecelakaan di Tegal. Instagram/@hotmanparisofficial ©2023 Merdeka.com

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea turun tangan memberikan bantuan hukum secara gratis kepada Romyani. Ia adalah sopir bus pariwisata yang jadi tersangka dalam kecelakaan di kawasan wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Dari balik jeruji, Romyani pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Hotman dengan suara bergetar. Ia sangat bersyukur pengacara tersebut mau membantunya secara cuma-cuma tanpa memungut biaya sepeserpun. Simak ulasan selengkapnya:

Melansir dari unggahan di Instagram @hotmanparisfofficial, pengacara asal Sumatera Utara itu membagikan video merekam potret Romyani yang saat ini tengah ditahan di Polres Tegal.

Dalam video, Romyani terdengar menyampaikan ucapan terima kasih kepada Hotman karena telah bersedia membantunya menjalani proses hukum dalam kasus yang tengah menimpanya.

"Salam utk Pak supir di tahanan Polres Tegal! Ayok Rakyat Indonesia kirim surat ke Kapolda Jateng & Kapolres Tegak agar di tangguhkan penahanab Pak Supir," tulis Hotman dalam keterangan unggahan.

Dengan suara bergetar, Romyani menyampaikan pesan kepada Hotman dan mengaku sangat bersyukur karena sang pengacara mau membantunya tanpa memungut biaya sepeserpun. Pesan tersebut disampaikan Romyani dari balik jeruji besi.

"Saya selaku pengemudi mengucapkan banyak terima kasih untuk bantuan hukumnya yang tidak dipungut biaya sepeser pun. Saya mengucapkan banyak terima kasih Bang Hotman semoga sukses dan lancar selalu," kata Romyani dengan suara bergetar.

Berdasarkan informasi, saat ini Hotman disebut tengah mempersiapkan berkas untuk membantu dan membela sopir bus dan kernet yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Hotman meyakini, jika kecelakaan bus pariwisata yang membawa rombongan dari Jakarta itu bukan disebabkan oleh kelalaian sopir atau pun kernet. Sebab dari beberapa penjelasan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) disebutkan, jika rem tangan bus masih dalam kondisi aktif dan mengunci saat bus dievakuasi.Karena itu, bagi Hotman, masih terlalu cepat bagi polisi memutuskan sopir dan kernet bus menjadi tersangka. Menurutnya, belum ada bukti cukup kuat untuk menetapkan keduanya sebagai tersangka. "Mohon Kapolres Tegal tunda penahanan Supir & Knek kasus ! Puluhan juta warga Indonesia juga berharap ke Kapolres Tegal @ahmadsolehoficial," tulis Hotman di salah satu unggahannya.

Sebelumnya, sebuah kecelakaan bus yang jatuh ke jurang di kawasan wisata Guci, Tegal, Jawa Tengah pada Minggu (7/5) pagi ramai menjadi sorotan. Bus tersebut membawa rombongan penumpang yang berasal dari Jakarta.Peristiwa itu bermula ketika rombongan sedang bersiap-siap untuk kembali ke Jakarta. Disebutkan jika sopir sudah menghidupkan mesin bus, dan bagian ban sudah diganjal karena kontur jalanan yang menurun. Namun, saat penumpang sudah mulai masuk ke dalam bus mendadak bus berjalan sendiri tanpa sopir dan masuk ke jurang. Dua orang penumpang dilaporkan meninggal, sedangkan lainnya mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Rekomendasi