Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati berduka.
Salah satu rekannya, yakni mantan Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto meninggal dunia. Kabar duka tersebut disampaikan langsung oleh Menkeu melalui unggahan di Instagram pribadinya, @smindrawati.
Lewat postingannya, Sri Mulyani menyampaikan rasa duka citanya yang mendalam atas kepergian salah satu eks petinggi regulator keuangan di Kemenkeu itu. Simak ulasannya:
Advertisement
Sri Mulyani Berduka
Melalui postingannya, Sri Mulyani membagikan foto-foto merekam momen ketika melayat ke rumah duka tempat eks Dirjen Pengelolaan Utang itu disemayamkan.
"Hari ini keluarga besar @kemenkeuri berduka. Bapak Rahmat Waluyanto (Direktur Jenderal Pengelolaan Utang 2006-2012) berpulang.," tulisnya dalam keterangan foto.
Diketahui, jika Rahmat meninggal dunia di RS Dustira Cimahi pada Senin, (10/4) kemarin. Ia menghembuskan napas terakhirnya di usia 66 tahun.
Berdasarkan informasi, rencananya Rahmat disebut akan dimakamkan di Sandiego Hills Memorial Park, Karawang pada hari ini, Selasa (11/4).
Advertisement
Ucapan Belasungkawa Sri Mulyani
Dalam keterangan unggahannya, Sri Mulyani menyampaikan ucapan belasungkawanya atas kepergian salah satu rekannya di Kemenkeu itu. Tak lupa,dia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas sumbangsih Rahmat bagi Kemenkeu RI. "Saya mengenal dengan sangat baik beliau, sosok yang malang melintang di dunia keuangan Indonesia. Rentang karirnya sangatlah panjang.," tulis Sri Mulyani. "Selamat jalan Pak Rahmat.. terima kasih atas sumbangsih luar biasamu bagi Kemenkeu dan Indonesia," tambahnya.
Advertisement
Sosok Rahmat Waluyanto
Sosok Rahmat Waluyanto sendiri memang sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar orang, terutama para pejabat di Tanah Air. Rahmat menghabiskan mayoritas karier profesionalnya sebagai regulator dan pemerintahan baik itu di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ataupun Kementerian Keuangan.
Selain pernah menjabat sebagai Ditjen Pengelolaan Utan Kemenkeu pada 2006 sampai 2012, Rahmat juga pernah menjadi wakil ketua DK OJK pada tahun 2012 lalu. Sejumlah jabatan di bidang keuangan pun pernah juga diduduki oleh Rahmat. Seperti Kepala Sub Direktorat Manajemen Portofolio dan Risiko, hingga Kepala Sub Direktorat Akuntansi dan Jasa Penilai di Kemenkeu.