Jenderal Intel jadi Komandan 'Bodyguard' Jokowi, Panglima TNI Beri Pesan Penting

Sebelum ditugaskan sebagai Danpaspampres, Mayjen TNI Rafael sempat menjabat sebagai Direktur H Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI. Panglima TNI pun memberikan pesan terhadap komandan 'bodyguard' Jokowi itu.

Thomas Wardhana
Oleh Thomas Wardhana - Reporter
Jenderal Intel jadi Komandan 'Bodyguard' Jokowi, Panglima TNI Beri Pesan Penting
Mayjen Rafael Granada Baay. Instagram puspentni ©2023 Merdeka.com

Panglima TNI melakukan rotasi jabatan Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Danpaspampres). Mayjen TNI Rafael Granada Baay dipilih menjadi Komandan Paspampres menggantikan Marsda TNI Wahyu Hidayat Sudjatmiko.

Serah terima jabatan pun sudah dilakukan. Sosok Mayjen Rafael Granada Baay diketahui memiliki pengalaman di bidang intelijen. Sebelum ditugaskan sebagai Danpaspampres, dirinya sempat menjabat sebagai Direktur H Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Panglima TNI memberikan pesan terhadap komandan 'bodyguard' Jokowi itu. Simak informasi berikut ini.

Panglima TNI Pimpin Sertijab Danpaspampres


Melansir dari akun Instagram @puspentni, Rabu (1/3), Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memimpin serah terima jabatan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) di Mako Paspampres Jalan Tanah Abang II Nomor 6 Jakarta Pusat, Senin (27/2).

Mayjen TNI Rafael Granada Baay resmi dilantik menjadi Danpaspampres yang baru menggantikan Marsda TNI Wahyu Hidayat yang dipindah tugaskan menjadi Komandan Pasukan Gerak Cepat (Dankopasgat) TNI AU.

Pada prosesi serah terima jabatan (sertijab) tersebut, Rafael menandatangani pakta integritas dan berita acara sertijab. Setelahnya ia diambil sumpah jabatan di hadapan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono.

Prosesi sertijab tersebut juga turut dihadiri pejabat tinggi TNI dan Polri seperti Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak, Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, serta beberapa pejabat teras Mabes TNI dan Angkatan.

Pesan Penting Untuk Danpaspampres Baru

Panglima TNI Yudo Margono turut memberikan pesan terhadap Danpaspampres yang baru untuk memberikan performa yang profesional tegas dan tidak ragu-ragu dalam bertindak namun tetap humanis

"Paspampres harus tetap dalam performa terbaik karena setiap saat selalu bersinggungan dengan simbol negara dan didalamnya terdapat juga simbol TNI," kata Panglima TNI.

Panglima TNI juga berpesan untuk tetap mementingkan kehormatan, kebanggaan, dan harga diri saat bertugas. Hal tersebut yang tertuang dalam moto Paspampres yaitu "Setia Waspada"

"Saya minta tidak hanya slogan, namun itu adalah tekad dan komitmen prajurit Paspampres sebagai perisai hidup simbol negara," jelas Panglima TNI.

Keberhasilan Paspampres di KTT G20 2022 di Bali lalu turut menjadi sorotan Panglima TNI. Dirinya sangat mengapresiasi keberhasilan Paspampres dalam mengamankan para delegasi dari berbagai negara.

"Paspampres secara profesional telah mampu melaksanakan tugas pengamanan VVIP dalam skala internasional dapat berjalan aman dan sukses," tegasnya.

Pesan terakhir yang diutarakan adalah Paspampres harus tetap mengikuti perkembangan teknologi terlebih spektrum ancaman saat ini dapat terjadi dari berbagai macam cara.

"Saya minta jajaran Paspampres harus mampu beradaptasi dalam mengikuti perkembangan teknologi agar dapat menangkal dan meredam ancaman tersebut" tutup Panglima TNI.

Profil Mayjen TNI Rafael Granada Baay

Mantan Direktur H Bais TNI Mayjen Rafael Granada Baay akan memulai tugas baru sebagai Danpaspampres setelah sertijab.

Jenderal bintang dua ini merupakan alumni Akademi Militer tahun 1993. Sosok Rafael Granada berpengalaman dalam infanteri (Kopassus) dan juga intelijen.

Sebelumnya, Rafael ditugaskan sebagai Direktur H Bais TNI sejak 2021-2023. Pengalamannya di bidang intelijen diharapkan dapat ia tularkan saat memimpin Paspampres nantinya.

Rekomendasi