Isi Kutukan Prasasti Telaga Batu, Benarkan Ancaman bagi Pejabat Sriwijaya Durhaka?

Prasasti Telaga Batu adalah sebuah prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya yang berisi kutukan terhadap pejabat kerajaan yang durhaka dan tidak patuh terhadap Sriwijaya.

Muhammad Farih Fanani
Oleh Muhammad Farih Fanani - Reporter
Isi Kutukan Prasasti Telaga Batu, Benarkan Ancaman bagi Pejabat Sriwijaya Durhaka?
Isi Kutukan Prasasti Telaga Batu, Benarkan Ancaman bagi Pejabat Sriwijaya Durhaka?. ©2023 Merdeka.com/Wikipedia

Salah satu peninggalan kerajaan di Indonesia pada zaman dahulu yang berisi informasi lengkap tentang masa lalu adalah prasasti.

Salah satu prasasti tua peninggalan kerajaan Sriwijaya yang sampai sekarang masih disimpan dengan baik adalah Prasasti Telaga Batu.

Prasasti ini berisi tentang kutukan yang ditujukan kepada para pejabat Sriwijaya yang tidak patuh terhadap kerajaan. Simak ulasannya sebagai berikut.

Prasasti Telaga Batu

Telaga Batu adalah prasasti peninggalan kerajaan Sriwijaya yang sempat eksis di wilayah Nusantara pada abad ke-6 sampai abad ke-12. Prasasti ini dipahat pada batuan andesit yang sudah dibentuk sebagaimana sebuah prasasti.ukurannya sekitar 118 cm dengan lebar 148 cm.

Pada bagian atas prasasti ini terdapat tujuh hiasan kepala ular kobra, dan di bagian bawahnya terdapat cerat atau pancuran tempat mengalirkannya air pemandian.

Adapun prasasti ini ditulis dengan 28 baris dan menggunakan huruf Pallawa Melayu dengan berbahasa Melayu Kuno. Prasasti Telaga Batu kini disimpan di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.

Penemuan Prasasti Telaga Batu

Prasasti ini dinamakan Telaga Batu karena ditemukan di daerah Telaga Batu  yang tidak jauh tidak jauh dari Bukit Sabokingking, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur 2 Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Prasasti Telaga Batu ditemukan pada tahun 1935 dan di sekitar lokasi penemuannya juga terdapat prasasti lain yang diberi nama Telaga Batu 2. Isinya tentang keberadaan suatu vihara di sekitar prasasti.

Meskipun tidak ada angka tahun yang dijumpai di dalam Prasasti Telaga Batu ini, para sejarawan memperkirakan bahwa prasasti ini berasal dari zaman yang sama dengan Prasasti Kota Kapur, yaitu tahun 686 Masehi.

Isi Prasasti Telaga Batu

Mengutip dari Wikipedia bahwa Prasasti Telaga Batu berisi tulisan yang cukup panjang. Namun, secara garis besar, prasasti ini memuat kutukan bagi siapa saja yang melakukan kejahatan di Kedatuan Sriwijaya dan tidak taat pada perintah raja.

Orang-orang yang disebutkan di dalam prasasti ini mulai dari pejabatnya putra mahkota, hakim, kapten bahari, pengrajin, bahkan sampai tukang cuci. Oleh karena itu, prasasti ini adalah prasasti yang paling lengkap karena memuat nama-nama pejabat kerajaan.

Salah satu sejarah asal Belanda mengatakan bahwa orang-orang yang disebutkan di dalam prasasti itu adalah orang yang masuk dalam kategori berbahaya dan berpotensi untuk melawan kepada kedatuan Sriwijaya.

Rekomendasi