Kisah Anggota TNI jadi Mualaf, Mimpi Sholat & dapat Bisikan saat Sakaratul Maut

Seorang prajurit TNI AD menceritakan pengalaman spiritualnya menjadi mualaf. Ia mengaku berkali-kali mimpi shalat fardhu secara berjamaah.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Kisah Anggota TNI jadi Mualaf, Mimpi Sholat & dapat Bisikan saat Sakaratul Maut
Kisah Anggota TNI jadi Mualaf. TikTok saifuri07 ©2023 Merdeka.com

Seorang prajurit TNI AD menceritakan pengalaman spiritualnya menjadi mualaf. Ia mengaku berkali-kali mimpi shalat fardhu secara berjamaah.

Tak hanya itu, ia juga mendapat bisikan ketika sakaratul maut. Lantas bagaimana kisah anggota TNI AD menjadi seorang mualaf tersebut?

Melansir dari akun TikTok saifuri07, Rabu (4/1), simak ulasan informasinya berikut ini.

Berkali-kali Mimpi Sholat

Prajurit TNI AD bernama asli I Made Murwate ini membagikan pengalamannya untuk menjadi seorang mualaf. Ia mengaku berkali-kali mendapatkan mimpi yang sama yaitu mengerjakan shalat fardhu.

"Alhamdulillah saya dapat hidayah pas waktu bertugas di Timur Timur pada tahun 1998," kata Pak Nur Muhammad alias I Made Murwate.

"Pada awalnya saya dapat hidayah itu sebelumnya saya kan berada di tugas di sektor Timur, Daerah Los Palos, Timor Timur yaitu di Pos Ililapa. Pada saat itu saya tidur bermimpi shalat fardhu," sambungnya.

"Setiap malam mimpi shalat fardhu, cuma saya nggak ngerti," ulangnya.

"Padahal nggak tahu itu, shalat tuh nggak tahu sama sekali ya?," tanya pria yang mewawancarai.

"Nggak tahu sama sekali," jawabnya.

"Kan kalau di Hindu ada sembahyang nya juga kan, nah saya sembahyang Hindu, malamnya mimpi shalat fardhu. Sembahyang Hindu, malamnya mimpi shalat fardhu,"

"Itu berapa hari mimpi seperti itu?," tanyanya.

"Kurang lebih 3 hari berturut-turut, tiap malam mimpi shalat fardhu. Mimpinya shalat fardhu, shalat fardhu berjamaah. Saya jadi makmum, teman saya jadi imamnya, saya jadi makmumnya," jawabnya.

Sakaratul Maut

Tak hanya itu, seniornya pun juga memimpikan dirinya. Namun setelah sang senior menceritakan mimpinya, tiba-tiba ia mampu mengucapkan Innalillahi wa innailaihi rajiun. Bahkan, ia juga merasakan sakaratul maut usai mengatakannya.

"Pas suatu hari ada teman saya namanya, senior saya dia, namanya Kopral Nursalin, dia bermimpi sore-sore menjelang Magrib dia cerita, 'Dek, tadi malam aku mimpi, mimpikan kamu'. 'Izin bang, mimpi apa bang?'," ucapnya.'Tadi malam aku mimpi kamu dijemput 2 kereta kerajaan. Yang 1 kereta kerajaan perempuan berjubah putih, yang satunya kosong, datang mau menjemput kamu. Namun tiba-tiba kereta itu dihadang dengan 4 ekor anjing, maka nggak jadilah kereta menjemput kamu. Pulanglah kereta itu' katanya," lanjutnya."Nah begitu dia selesai menceritakan mimpinya, seolah-olah saya ini langsung bisa mengartikan arti mimpi tersebut. Saya langsung mengucap Innalillahi wa innailaihi rajiun. Padahal sebelumnya saya nggak bisa mengucapkan kata Innalillahi, nggak ngerti. Spontan, langsung bisa mengucapkan kata-kata Innalillah," paparnya."Begitu selesai mengucapkan Innalillah, kok tiba-tiba badan saya ini kok rasanya dingin. Dingin semua badan nih, kok tiba-tiba napasnya rasanya berat kayak seperti di leher. Nah begitu saya ngomong sudah putus-putus, tiba-tiba saya ngomong dengan teman Danton saat itu namanya Pak Lenanurohman 'Izin Danton dengan teman-teman, tolong sampaikan pesan saya dengan kedua orangtua saya bahwa saya tidak bisa pulang lagi ke rumah. Bahwa saya waktunya sudah dijemput dengan Yang Maha Kuasa, waktunya saya sudah sampai'," imbuhnya."Jangan dek," ujarnya menirukan kata seniornya.

Dapat Bisikan

Tak hanya itu, ia juga mendapat bisikan ketika hendak sakaratul maut.

"Ya sudah saya mau masuk ke dalam dulu, waktu itu mau menjelang magrib, kalau sampeyan mau sembahyang, silakan sembahyang dulu masuk ke dalam. Saya masuk ke dalam rumah, sampai di dalam tiba-tiba kok saya lepas baju, celana saya lepas, tinggal pakai celana dalam doang," ungkapnya."Duduk, duduk kaya gini merenung. Cuma di dalam duduk itu pemikiran saya ini plong, tenang, nggak ada beban sama sekali. Nggak ada memikirkan oh aku ini mati, oh aku ini nanti gimana kalau aku mati orangtuaku. Tenang," sambung Pak Nur."Di saat itulah seperti ada yang model membisiki, kaya ada yang ngomong di telinga nih, kaya di hati nih ada yang ngomong. 'Dek, kamu itu sebenarnya memang sudah mati, suri kaya gitu. Sekarang yang ada ini cuma jasadmu saja, roh mu sebenarnya nggak ada. Maka malam ini juga kamulah jadilah kamu orang muslim' ngomong-ngomong kaya gitu," tambahnya.

Langsung Mualaf

Setelah bangun, ia langsung mengucapkan istigfar satu malam penuh. Keesokan harinya, Ia pun langsung mengucapkan dua kalimat syahadat.

"Langsung saya bangun, bangun nih mendatangi Danton saya, Danton saya kan baru selesai shalat. Saya dalam posisi bangun nih, 'Izin Danton, sekarang juga saya minta baju yang bersih, baju yang suci. Karena malam ini juga saya jadi orang muslim' saya ngomong gitu," ujarnya yang langsung membuat Danton terkejut."Begitu Danton masuk, langsung dikasih baju, sarung dengan kopyah, saya pakai. Begitu selesai semuanya, sudah saya pakai, langsung saya doa istigfar Astaghfirullahaladzim, Astaghfirullahaladzim, Astaghfirullahaladzim. Langsung bisa mengucap istigfar. Padahal sebenarnya nggak ngerti apa ada Islam, nggak ngerti," paparnya."Malam itu juga, satu malam suntuk nggak ada tidur, istigfar saja isinya. Nah besok paginya langsung dibacakan syahadat," tutupnya.

Video Kisah Anggota TNI Jadi Mualaf

Seorang prajurit TNI AD menceritakan pengalaman spiritualnya menjadi mualaf. Ia mengaku berkali-kali mimpi shalat fardhu secara berjamaah. Berikut videonya.

 

@saifuri07 kisah pa nur Muhammad masuk Islam setelah sakaratul maut #hidayahmu #tentara #fypシ゚viral #fyp ♬ suara asli  - Saifuri  puri✅
Rekomendasi