Seorang anggota TNI menepati janjinya untuk jalan kaki dari rumah dinasnya di Koramil 08/Sapuran Wonosobo menuju Solo. Hal tersebut ia lakukan sebagai bagian dari Nadzar pasca dilepas dari satuan karena MPP (Masa Persiapan Pensiun).
Momen tersebut diunggah oleh akun Instagram @kodim_0707_wonosobo pada Jumat (23/12) lalu saat Kapten Inf Sutarto berjalan kaki dari satuannya menuju kampung halamannya di Desa Kedungringin RT 06, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar.
Segala persiapan tampak telah ia lakukan. Aksinya tersebut juga mendapat dukungan dari rekan dan keluarganya. Berikut informasi selangkapnya.
Advertisement
Nadzar Pengabdian 36 Tahun di TNI
Kapten Inf Sutarto melakukan aksi jalan kaki dari Wonosobo menuju kampung halamannya di Solo dengan jarak kurang lebih 183 Km.
Menurut informasi, Sutarto melakukannya sebagai nadzar lantaran pengabdiannya selama kurang lebih 36 tahun bisa melaksanakan tugas dengan baik dan tanpa pelanggaran.
Kondisi fisiknya yang masih prima membuat ia berniat nadzar pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Karanganyar.
“Saya jalan kaki ini sebagai rasa syukur atas nikmat yang telah diterima dari Allah SWT yang sudah diberikan kesempatan mengabdi kepada negara dan bangsa lewat jalur TNI selama 36 tahun. Dan itu sudah dilalui dengan aman tanpa ada pelanggaran yang berarti, serta hingga saat ini masih diberikan fisik yang kuat sehingga bisa berjalan Wonosobo – Solo”, kata Kapten Inf Sutarto dalam unggahan Instagram @kodim_0707_wonosobo.
Advertisement
Pembuktian Fisik yang Kuat
Aksinya tersebut sekaligus sebagai pembuktian jika fisiknya tak kalah dengan prajurit yang masih aktif bertugas.
Ia mengatakan bahwa pola hidup sehat dan membina fisik dengan disiplin serta doa dari rakyat yang ia bina menjadi kunci.
Dalam salah satu unggahan tampak Sutarto masih dengan semangat berjalan dengan pakaian tugasnya. Meski demikian, ia sempat mendapat kawalan oleh rekannya yang menggunakan sepeda motor.
Advertisement
Pesan Ajakan Hidup Sehat
Kondisi fisik yang dirasa kuat menjadi alasan Sutarto berani melakukan nadzar jalan kaki ke Solo. Ia pun menyebarkan pesan untuk tetap menjaga pola hidup sehat dan berpikiran positif.
Sutarto juga mengajak untuk berolahraga secara teratur, serta selalu mengabdi dan berbuat baik kepada masyarakat.
"Untuk itu dalam kesempatan ini mengajak kepada semua saja baik anggota TNI maupun masyarakat umum agar selalu hidup sehat, berpikir positif, olah raga teratur, dan saat mengabdi berbuatlah sebaik mungkin kepada masyarakat," tulis keterangan unggahan.
Advertisement
Sempat Dikhawatirkan Istri
Meski berjalan sendiri dalam beraksi, Sutarto tetap ditemani oleh istrinya Ny. Eni Sutarto yang setia mendampingi selama perjalanan dan menyampaikan rasa salut serta bangga terhadap suaminya.
Istrinya pun mengungkapkan jika sosok Sutarto menjadi seorang infanteri sejati. Selama bertugas ia mengabdi dengan tulus dan membantu rakyat baik siang atau malam. Bahkan ia tak pernah mengeluh sama sekali.
Selama mendampingi suaminya, Eni menyimpan rasa khawatir akan kondisi suaminya tersebut. Terlebih jarak yang jauh dan cuaca yang berubah ditakutkan akan mempengaruhi kondisi fisik Sutarto.
“Saya agak khawatir dengan berjalannya Kapten Inf Sutarto dari Wonosobo sampai Karanganyar Solo. Karena cuaca tidak menentu kadang panas tiba – tiba hujan. Sebagai seorang istri takut dan was-was akan kesehatannya," tutur Eni.
"Sebab selama perjalanan istirahat sebentar, tidur pun di emperan toko banyak teman atau mantan anak buah yang menawari istirahat sejenak atau diberikan tumpangan akan tetapi tidak mau. Saya hanya bisa berdoa semoga bisa sampai tujuan dengan selamat tanpa ada halangan” pungkasnya.