Kapolri Temui Istri Almarhum Aipda Sofyan, Langsung Jamin Masa Depan Anak-Anak

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menemui istri Almarhum Aipda Sofyan yang gugur saat tragedi bom bunuh diri di Astana Bandung.

Thomas Wardhana
Oleh Thomas Wardhana - Reporter
Kapolri Temui Istri Almarhum Aipda Sofyan, Langsung Jamin Masa Depan Anak-Anak
Kapolri Temui Istri Almarhum Aipda Sofyan, Langsung Jamin Masa Depan Anak-Anak. Instagram listyosigitprabowo ©2022 Merdeka.com

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menemui istri Almarhum Aipda Sofyan yang gugur saat tragedi bom bunuh diri di Astana Bandung.

Kondisi istri Aipda Sofyan terlihat sangat syok dan masih terpukul karena kepergian suaminya. Beberapa sanak saudara ikut mendampingi dan membantu menjawab Kapolri.

Kapolri terus memberikan semangat dan meyakinkan bahwa masa depan anak-anaknya akan dijamin oleh Polri. Melansir dari akun Instagram @listyosigitprabowo Jumat (9/12), simak informasi selengkapnya.

Kapolri Jenguk Korban Bom Bunuh Diri Astana

Menurut unggahan dari akun @listyosigitprabowo, Kapolri Listyo memberikan rasa perhatian kepada anggotanya yang gugur saat bertugas ketika terjadi bom bunuh diri di Astana, Bandung.

"Saya hadir untuk mendoakan serta memberikan dukungan dan motivasi kepada para korban dan keluarga serta memberikan penghormatan kepada almarhum Aipda Sofyan yang telah gugur saat peristiwa bom bunuh diri. Tetaplah kuat Bhayangkaraku. Apapun yang terjadi, teruslah semangat melaksanakan tugas pokok untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat." Tulis dalam keterangan unggahan.

Listyo juga menyempatkan menjenguk istri Aipda Sofyan yang terbaring lemas karena tak menyangka suaminya menjadi korban di peristiwa itu.

Beberapa korban Polisi juga masih dalam perawatan di ruangan yang sama dan sempat dijenguk oleh Listyo. Tragedi tersebut memang membuat beberapa anggota Polsek Astana mengalami luka dan satu korban jiwa.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Listyo Sigit Prabowo (@listyosigitprabowo)

Baca Juga Kapolri Lantik Pejabat Baru, Tegaskan Pentingnya Rotasi Jabatan Polri untuk Organisasi

Jamin Masa Depan Anak-Anak Korban

Kapolri sempat bertanya berapa anak yang ditinggal oleh Aipda Sofyan. Menurut penuturan istri dan saudaranya, Aipda Sofyan memiliki tiga orang anak.

"Putranya berapa? Kelas berapa?" tanya Listyo Sigit.

"Tiga, SMA, kelas 6, kelas 4 SD," jawab keluarga almarhum.

Sebagai bentuk rasa tanggung jawab dan penghargaan kepada Aipda Sofyan, Listyo memastikan akan menanggung semua urusan putra-putra almarhum.

"Ibu yang sabar, yang tenang, nanti masalah putra-putranya kita urusin," tutur Listyo kepada istri korban.

"Terima kasih pak," jawab istri dan keluarga almarhum.

"Yang paling besar tuh kelas berapa?" tanya Listyo kembali.

"SMA kelas 2," jawab istri korban.

"Yaudah nanti terusin," ucap Listyo.

"Papanya pingin (anaknya) jadi polisi juga katanya," tutup kerabat korban.

Baca Juga GIC Sebut Kepercayaan Publik Polri Aset Tak Ternilai bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran

Harapan & Doa Kapolri Atas Tragedi Astana

Kapolri sempat melihat kondisi jenazah untuk terakhir kali dan sempatkan untuk mendoakan di depan jenazah.

Listyo Sigit juga mengutarakan harapan dan doa pasca kejadian ini terutama bagi seluruh jajarannya untuk tetap melanjutkan tugas dengan penuh semangat.

"Saya selaku pimpinan Polri mengucapkan belasungkawa, turut berduka cita terhadap almarhum, semoga diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT. Dan tentunya seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan." Jelas Kapolri.

"Tentunya saya minta doa dari seluruh teman-teman untuk seluruh anggota apapun yang terjadi tetap semangat dalam melaksanakan tugas pokoknya untuk melindungi, mengayomi, melayani masyarakat," tutup Kapolri.

 

Baca Juga Gubernur Khofifah dan Kapolri Ziarah Makam Bung Karno, Ingatkan Semangat Perjuangan Bangsa
Halaman Berikutnya Cara Menjaga Karpet Tidak Mudah Bergeser di Lantai, Trik Praktis untuk Lantai yang Licin
Rekomendasi