Bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar Bandung pada Rabu (7/12) menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga Aiptu Sofyan.
Aiptu Sofyan adalah anggota polisi yang gugur pada peristiwa ledakan bom bunuh diri tersebut. Ia kemudian dimakamkan di Sukahaji, Gegerkalong, Kota Bandung.
Detik-detik pemakaman Aiptu Sofyan pun berjalan hikmat dan penuh haru. Ia meninggalkan 3 orang anak dan seorang istri. Berikut ulasannya.
Advertisement
Dalam sebuah video, proses pemakaman korban ledakan bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Bandung Aiptu Sofyan berjalan cukup hikmat.
Upacara pemakaman Aiptu Sofyan pun turut dihadiri oleh sejumlah anggota pejabat Polrestabes Bandung di rumah duka yang terletak di Jl. Terusan Cibogo, Sarijadi Kota Bandung, Jawa Barat.
“Almarhum Aiptu Sofyan Didu dimakamkan di Sukahaji, Gegerkalong, Kota Bandung, Jawa Barat. Sejumlah pejabat Polrestabes Bandung melepas kepergian almarhum dari rumah duka di Jl. Terusan Cibogo, Sarijadi Kota Bandung, Jawa Barat,” tulis keterangan video.
Advertisement
Gugurnya Aiptu Sofyan rupanya tidak hanya dirasakan oleh anggota Polisi dan seluruh masyarakat Indonesia. Akan tetapi, keluarga kecil Aiptu Sofyan kini pun kehilangan sosok yang mereka banggakan.
Aiptu Sofyan gugur dan meninggalkan 3 orang anak laki-laki. Terlihat dalam sebuah foto, tiga anak laki-laki Aiptu Sofyan belum menginjak masa remaja dan masih sangat membutuhkan sosok ayah
Advertisement
Gugurnya Aiptu Sofyan dalam ledakan bom bunuh diri di Astana Anyar memancing perhatian dan komentar dari warganet.
"Inna lillaahi wa inna ilaihi roojiuun. 😢 . Semoga almarhum wafat dalam keadaan husnul-khathimah. Amiin Allaahumma Amiin," tulis akun @den_paku
"Ini yg dinamakan meninggalnya jihad..husnul khotimah pak," tulis akun @denmas***
"Semoga anak2 almarhum menjadi anak yang soleh,sedih liat fto anak2 nya," tulis akun @ovitdwi***