Crazy Rich Priok Hobi Gowes Bereaksi, Pesepeda Tak Tertib Disemprot Komandan Polisi

Para pesepeda yang mengenakan kaos merah itu ditegur polisi dari dalam mobil patroli.

Thomas Wardhana
Oleh Thomas Wardhana - Reporter
Crazy Rich Priok Hobi Gowes Bereaksi, Pesepeda Tak Tertib Disemprot Komandan Polisi
Pesepeda Ditegur Polisi. Instagram ahmadsahroni88 ©2022 Merdeka.com

Crazy Rich Tanjung Priok Ahmad Sahroni belum lama ini mengunggah video kala para pesepeda ditegur Polisi saat 'gowes' di tengah jalan raya.

Dalam video terlihat sejumlah orang bersepeda di tengah jalanan dan tidak menggunakan lintasan khusus pesepeda. Para pesepeda yang mengenakan kaos merah itu ditegur polisi dari dalam mobil patroli.

Melihat video itu Sahroni turut bereaksi akan aksi polisi yang menegur pesepeda. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta.

Berikut tanggapan dari Ahmad Sahroni.

Ditegur Karena Bersepeda Tidak di Lajur Bersepeda

Melansir dari akun Instagram @ahmadsahroni88 Rabu (7/12) pengusaha tajir tersebut berterima kasih karena sudah mengingatkan untuk menggunakan jalur khusus sepeda.

Kronologi bermula saat sejumlah pesepeda di Jalan Sudirman-Thamrin mengendarai sepeda di jalan raya dan dalam kondisi ramai kendaraan bermotor.

Video tersebut diunggah di akun @tmcpoldametro pada Selasa (6/12) saat Dir Lantas Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Latif Usman melakukan Pemantauan Arus Lalu Lintas dan melakukan peneguran bagi Pesepeda agar memasuki jalur Sepeda yang sudah di sediakan.

Melihat para pesepeda 'bandel' tidak berada di lajur khusus pesepeda, Latif Usman sigap menegur dan mengarahkan para pesepeda untuk mengambil lajur khusus pesepeda.

Himbauan Untuk Pindah Lajur Sepeda

Latif langsung menginstruksikan para pesepeda untuk berpindah jalur segera. Meski sempat dibuat marah karena pesepeda memilih jalan terus dan tidak langsung masuk di celah pembatas, akhirnya para pesepeda tadi mengikuti instruksi dan langsung berbelok ke jalur khusus sepeda.

“Sepeda, masuk jalur sepeda! Masuk jalur sepeda,” instruksi komandan dari dalam mobil patroli.

Di momen lain, tampak tiga orang (dua pria dan satu wanita) menggunakan pakaian berwarna merah turut mendapatkan teguran karena tak menggunakan jalan raya saat bersepeda.

“Mas masuk jalur sepeda, bahaya udah jam segini. Woy! Masuk jalur sepeda,” ucap petugas yang menegur dari dalam mobil patroli Satlantas.

Merasa Mendapat Teguran Keras

Ahmad Sahroni juga mengomentari cara menegur petugas kepolisian. Dia menilai jika petugas memberikan teguran dengan keras.

Diabmeminta jika teguran bisa diberikan dengan suara yang baik akan membuat para pesepeda lebih paham untuk diarahkan dan bisa mematuhi.

"Trimakasih pak Polisi sudah di ingatkan , tp Mohon Maap Mungkin ada bahasa Teguran dengan Suara yg Baik agar temen2 pesepeda juga senang di Berikan panduan ke arah Tujuan yg seharus nya, Mohon maap bapak mungkin kami salah di Jalan...Salam hangat n salam gowes pagii Pak 🙏🏽🙏🏽," tulis keterangan unggahan.

Ahmad Sahroni juga mengakui kesalahan rombongan pesepeda tersebut dan berharap dapat menjadi pembelajaran bagi para pesepeda di jalan raya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh 𝑨𝒉𝒎𝒂𝒅 𝑺𝒂𝒉𝒓𝒐𝒏𝒊 (@ahmadsahroni88)

Halaman Berikutnya 10 Ide Penyimpanan Charger Tanpa Membuat Kamar Terlihat Penuh Kabel, Bikin Lebih Rapi
Rekomendasi