Warga Buat Laporan Polisi Bilang 'Terima Kasih Doang?, Ujungnya Diteriaki Rasis

Seorang warga yang berasal dari Padang mengaku bahwa ia mendapatkan teriakan bernada rasis dari Polisi usai mengambil surat kehilangan dari Polisi.

Muhammad Farih Fanani
Oleh Muhammad Farih Fanani - Reporter
Warga Buat Laporan Polisi Bilang 'Terima Kasih Doang?, Ujungnya Diteriaki Rasis
Warga Buat Laporan Polisi Bilang 'Terima Kasih Doang?, Ujungnya Diteriaki Rasis. ©2022 Merdeka.com/twitter.com/rezkiachyana

Baru-baru ini viral Polisi yang meneriaki warga yang membuat laporan kehilangan di Polsek Palmerah Jakarta Barat.

Seorang warga yang berasal dari Padang tersebut mengaku bahwa ia mendapatkan teriakan bernada rasis dari Polisi usai mengambil surat kehilangan dari Polisi.

Merespons viralnya kasus tersebut Kapolsek Palmerah kemudian meminta maaf kepada korban dan memberikan sanksi kepada polisi yang melakukan rasisme tersebut. Simak ulasannya.

Diteriaki Rasis

Dalam sebuah unggahan dari akun Twitter @rezkiachyana seorang warga yang membuat laporan kehilangan di Polsek Palmerah Jakarta Barat mendapatkan sikap rasisme.

Ia menuliskan dalam akun Twitternya dan menceritakan kronologi kejadian ketika ia membuat surat laporan kehilangan sampai mendapatkan teriakan yang tidak menyenangkan tersebut.

“Habis buat laporan kehilangan di Polsek Palmerah Jakarta Barat. Setelah suratnya gw terima, gw bilang terimakasih. Polisinya bilang ‘terimakasih doang?’ gw jawab: ‘iya’. Terus gw keluar ruangan polisinya teriakin gw. ‘P****g! Dasar P****g! Pelit!”

Kapolsek Meminta Maaf

Menindak viralnya cerita warga tersebut, Kapolsek Palmerah, AKP Dodi Abdul Rohim pun kemudian meminta maaf kepada korban, Rezki Achyana.

“Terhadap terkait viral anggota kami yang melakukan tindakan berbau rasis. Kami sudah minta maaf sama beliau dan alhamdulillah permohonan kami dimaafkan,” ujar Kapolsek Palmerah.

“Dan insya Allah ke depan kami akan mengawasi anggota lagi, akan melakukan kontrol dan ingin menjadikan momen kami untuk lebih baik lagi dalam melayani, mengayomi, dan melayani masyarakat. Terima kasih,” lanjutnya.

Kasus Berakhir Damai

Rezki Achyana yang menjadi korban rasisme tersebut juga memaafkan perlakuan polisi dan tidak akan melanjutkan kasus tersebut ke ranah hukum. Kasus tersebut pun kemudian berakhir damai.

“Malam ini setelah pertemuan dengan kepolisian di sini, dengan Pak Kapolsek juga, Pak Dodi, saya juga ingin menyampaikan bahwa permintaan maaf dari Kapolsek Palmerah saya terima,” ujar Rezki

“Dan tidak akan dilanjutkan untuk kepermasalahan pidana dan segala macam yang lain. Semoga ini bisa menjadi evaluasi juga dan dilakukan perbaikan untuk kedepannya bagi instansi kepolisian, lanjut Rezki.

Video Permohonan Maaf Kapolsek Palmerah

Video permohonan maaf Kapolsek Palmerah pun diunggah oleh Rezki. Ia juga menerima permohonan maaf tersebut.

Berikut ini adalah videonya:

Rekomendasi