Media sosial memang bisa mengangkat usaha seseorang untuk berkembang bahkan meningkat pesat. Salah satunya adalah odading Mang Oleh yang dulu sempat viral.
Viralnya Odading Mang Oleh disebabkan karena sosok Ade Londok yang mempromosikan dengan cara yang tidak lazim.
Namun, sekarang odading Mang Oleh tidak lagi mendapatkan omzet yang tinggi seperti dulu saat masih viral, berikut ulasannya.
Advertisement
Odading Mang Oleh
Dalam sebuah video yang diunggah oleh channel Youtube Bobon Santoso memperlihatkan suasana saat ini di lapak jualan odading Mang Oleh yang sempet viral.
Di sana, ia memperlihatkan kegiatan karyawan odading yang sedang bekerja membuat cakwe dan odading.
Dikatakan dalam video tersebut bahwa odading Mang Oleh memang benar-benar enak dan memiliki tekstur lembut. Berbeda dengan odading pada umumnya.
Advertisement
Omzet saat Viral
Beberapa tahun yang lalu, odading Mang Oleh sempat viral di berbagai platform. Hal itu karena promosi yang dilakukan oleh Ade Londok sangat berbeda dan tidak biasa.
Ketika viral, odading Mang Oleh bisa mendapatkan omzet yang sangat besar perharinya.
Dikatakan bahwa dalam satu hari, odading Mang Oleh bisa menjual sampai 20 karung atau 500 kg odading dan cakwe.
“Sampai 20 karung. 25 kilo tiap satu karung,” kata penjual odading Mang Oleh.
Advertisement
Omzet Menurun
Naik turun sebuah bisnis adalah hal biasa. Salah satunya juga terjadi pada odading Mang Oleh. Ketika tidak lagi viral, odading ini mengalami penurunan omzet.
Sang penjual mengatakan bahwa saat ini ketika sudah tidak lagi viral odading Mang Oleh hanya mendapatkan setengah dari ketika mereka viral.
Odading Mang Oleh yang sempat viral dan berhasil mendapatkan 500 kg, kini menurun menjadi hanya 10 kg.
“Alhamdulillah, ada setengahnya lah,” kata penjual odading Mang Oleh.
Advertisement
Tidak Sepi Pembeli
Meskipun menurun secara drastis, namun, dikatakan bahwa odading Mang Oleh tidaklah sepi dari pembeli.
Odading Mang Oleh masih mendapatkan pembeli dan pelanggan tetap, akan tetapi tidak sebanyak ketika viral.
Mereka menyebutnya omzet yang sekarang adalah omzet normal yang biasa ia dapatkan ketika sebelum viral.
“Dulu waktu rame-ramenya jualan sempat 500 kilo. Sekarang sudah normal kembali. Kita tidak bilang sepi,” ucap seorang dalam video, Bobon Santoso.