Pidato Politik Prabowo di Acara PKB 'Kalau ada Kopi Saya Bisa Tambah 2 Jam Bicara

Prabowo dalam pidatonya juga menyampaikan bahwa bisa pidato lebih dari dua jam jika ada kopi

Muhammad Farih Fanani
Oleh Muhammad Farih Fanani - Reporter
Pidato Politik Prabowo di Acara PKB 'Kalau ada Kopi Saya Bisa Tambah 2 Jam Bicara
PKB Road To Election 2024. ©2022 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dikenal sebagai orang yang doyan kopi. Prabowo ngaku pidato lebih dari dua jam jika ada kopi.

Prabowo menyampaikan hal itu di depan kader PKB saat acara PKB Road to Election pada 30 Oktober 2022.

Berikut ulasannya.

Pada momen itu, Prabowo menyampaikan pidatonya bahwa Gerindra akan bersama-sama dengan PKB.

Prabowo juga mengatakan bahwa di Gerindra juga tidak memiliki perbedaan dengan PKB. Gerindra juga mempunyai banyak tokoh-tokoh NU.

"Karena banyak sekali NU di Gerindra, hanya kalau di Gerindra warnanya putih krem, di PKB hijau royo-royo. Tapi, jiwanya, saya yakin sama, jiwanya adalah cinta Tanah Air," kata Prabowo.

Meskipun sudah menyampaikan pidato sangat panjang, Prabowo menyampaikan bahwa ia bisa lebih panjang 2 jam jika ada kopi.

Namun, ia mengurungkan niatnya untuk memperpanjang selama dua jam. Hal itu disebabkan karena Prabowo menilai orang-orang tidak akan bisa menunggu pidatonya yang terlalu lama.

"Kalau ustaz, dai, penceramah, habis ceramah ada amplop. Kalau kita, Gus, kalau kita lama-lama bisa diomelin di belakang itu. Jadi, kenapa? Terus ini bukan salah saya. Ini salah panitia ini. Prabowo, Prabowo, Prabowo," katanya.

Prabowo mengatakan bahwa ia sangat mencintai kopi. Ia  tidak pernah lupa menyiapkan kopi ketika hendak beraktifitas.

Melansir dari laman Liputan6, Prabowo juga menyiapkan kopi ketika debat Capres pada tahun 2019. Selain itu, Prabowo juga meminta kopi ketika mengisi pidato di acara pembekalan relawan Prabowo-Sandi.

"Dikasih berapa menit lagi saya, gue kasihan sama emak-emak, mana kopi gue ini, saudara-saudara ini semua baru pembukaan,"kata Prabowo saat pidato.

Pidato Prabowo pada acara PKB ditutup dengan sebuah pantun. Hal itu ia lakukan karena tidak ingin berlama-lama.

Ia mengatakan, kalau ia bukanlah seorang penceramah, maka tidak patut jika berbicara terlalu lama.

"Ini ada pantun penutup. Buah nanas, buah ceri. Dicampur gula, enak sekali. Pertemuan yang indah kali ini. Semoga bisa bertemu lagi di kemudian hari," pungkas Prabowo.

Rekomendasi