Bupati Anak Pejabat di Era Jokowi Ngamuk ke Konsultan, Tendang Gypsum Sampai Jebol

Bupati Kediri yang juga anak dari Pramono Anung, Hanindhito Himawan Pramana terekam menendang Gyipsum saat melakukan sidak ke Pasar Wates saat sedang direnovasi.

Thomas Wardhana
Oleh Thomas Wardhana - Reporter
Bupati Anak Pejabat di Era Jokowi Ngamuk ke Konsultan, Tendang Gypsum Sampai Jebol
Bupati Anak Pejabat. Instagram @dhitopramono ©2022 Merdeka.com

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menendang gyipsum saat melakukan sidak ke Pasar Wates yang sedang direnovasi.

Kemarahannya disinyalir karena merasa tidak puas dengan pekerjaan para kontraktor karena menggunakan bahan bangunan yang tidak sesuai kesepakatan.

Video kemarahannya tersebut sempat direkam dan diunggah di akun instagramnya @dhitopramono dan mendapat beragam atensi dari warganet. Simak ulasan berikut.

Sidak ke Pasar Direnovasi

Hanindhito melakukan sidak ke Pasar Wates yang sedang direnovasi. Dia teliti memeriksa setiap sudut untuk memastikan semua berjalan secara baik.

Dhito mengecam beberapa pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi. Ungkapan kemarahannya ini juga tergambar dari keterangan video yang ia tulis.

"Sidak pasar Wates ini sebagai peringatan bahwa semua pembangunan yang bersumber dari uang rakyat harus sesuai dengan spesifikasi. Jangan main-main dan jangan ulangi hal semacam ini," tulis Hanindhito Pramono.

Temukan Banyak Kejanggalan di Proyek

Saat menelusuri, Hanindhito mengecek dan menemukan ada yang tidak beres dengan jenis plafon gypsum. Sontak ia meminta stafnya untuk mengecek kesesuaian bahan dengan rencana yang disepakati.

Hanindhito juga sempat memanggil konsultan proyek yang menjadi penanggung jawab dari proyek ini. Dirinya menginterogasi singkat apakah spesifikasi bahan yang digunakan sama atau tidak dengan yang disepakati.

Setelah konsultan tersebut mengaku bahwa bahan yang digunakan berbeda, sontak dirinya terlihat kesal dan menendang plafon gypsum hingga jebol. Hal itu dia lakukan untuk menunjukan sangat rapuhnya bahan yang digunakan.

Selain plafon, dirinya sempat mengecek ketinggian lantai yang tidak sesuai. Diketahui ia menemukan 6 titik janggal yang tidak sesuai ekspektasi.

"Pekerjaan yang asal-asalan ini tidak seharusnya terjadi karena menggunakan dana dari uang rakyat," tegas anak Seskab Pramono Anung ini.

Tuai Komentar Dukungan Warganet

Aksinya ini mendapat dukungan dari warganet karena menemukan masih banyak praktik kecurangan dan indikasi penggelapan dana dari proyek publik tersebut.

Tak ayal, beberapa warganet ikut mengecam tindakan para pekerja di proyek, dan mendukung sikap Bupati Kediri yang berani menegur.

"lanjut mas bup,rakyat Kediri mendukungmu...kebiasaanya emang gitu para kontraktor lapangan....cari untung besar..kualitas nomor 60," komentar akun @yudha***

"Ayooo bergerak, check check dan check kerja bawahan.," komentar akun @wibowo

"Mantab mas Dhito, klo tdk sesuai ekspektasi bisa membahayakan keselamatan jiwa masyarakat," tulis akun @herina***

"miris ya pak, kok bisa spec seperti itu lolos, bisa diaudit lanjutan," komentar akun @jhon***

"Dari atas sehat, kadang yang eksekutornya yang gak waras. Bukan kadang sih, sering," tulis akun @alma***

Video Lengkap

Sikap Bupati Kediri mendapat apresiasi dari publik karena ketegasannya.

Berikut video lengkap kemarahan Bupati Kediri karena temukan bahan dan proyek yang tidak sesuai dengan spesifikasi.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Hanindhito Pramono (@dhitopramono)

Baca Juga Khofifah: Munas Konbes NU 2026 Rumuskan Solusi Persoalan Umat dan Bangsa
Halaman Berikutnya Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Bersih Maksimal dalam 10 Menit
Rekomendasi