Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum belakangan menjadi perbincangan hangat publik. Hal ini berkaitan dengan pernyataannya yang dianggap kontroversi bagi sebagian besar orang. Khususnya bagi warga Jawa Barat.
Saking hebohnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sampai diminta untuk mengajak Uu minum kopi bersama. Lantas apa saja pernyataan kontroversi Uu Ruzhanul Ulam yang bikin heboh masyarakat luas?
Melansir dari berbagai sumber, Kamis (1/9), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Sebut Perundungan Anak Hanya Candaan
Pada bulan Juli, Uu angkat bicara mengenai kasus perundungan anak di Tasikmalaya. Kasus ini sendiri diketahui dialami oleh bocah kelas 5 Sekolah Dasar (SD) yang masih berusia 11 tahun. Ia menjadi korban perundungan atau bully oleh teman-temannya sendiri.
Korban dipaksa untuk menyetubuhi kucing dan videonya disebar luaskan ke media sosial hingga menjadi viral. Akibat perundungan ini, korban sempat mengalami depresi berat hingga akhirnya meninggal dunia.
Akan tetapi, Uu meminta agar dugaan kasus perundungan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak berlanjut di meja hijau. Bahkan, Ia memandang kasus tersebut adalah sebuah candaan belaka.
"Setelah mendengarkan kronologi dari Ketua KPAID, sebenarnya yang viral di masyarakat, ada persetubuhan lah itu yang lain, saya lihat videonya enggak mungkin ya (ada persetubuhan), apalagi anak kecil seperti itu. Mohon maaf yah biar lebih jelas, itu (kemaluan korban) juga enggak 'bangun' yah, mau bersetubuh bagaimana," ujar Uu kepada wartawan di Tasikmalaya, Sabtu (23/7).
Advertisement
Minta Maaf Atas Pernyataanya
Tak berselang lama, pernyataan kontroversi Uu itu pun menjadi viral di media sosial. Melihat hal itu, Uu kemudian meminta maaf atas segala pernyataan yang telah dibuatnya. Khususnya terkait kasus perundungan di Tasikmalaya yang dinilai hanya candaan."Saya secara pribadi meminta maaf kepada masyarakat, tapi konteksnya perasaan saya sudah selesai saya berstatmen secara resmi," ucap Uu melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram miliknya, Senin (25/7)."Saya teringat ketika saya kecil, dan hal semacam itu dilarang yah ga boleh. Tapi maksud saya mengolok-olokan itu ga boleh apalagi melakukannya. Disebut hal biasa karena pernah saya alami, tapi itu tidak boleh dan tidak baik menurut agama," lanjut Uu."Mari kita tingkatkan pemahaman dan edukasi bagi anak-anak kita. mudah-mudahan hal seperti itu tidak terulang lagi," tambahnya.
Advertisement
Poligami Solusi Atasi HIV/AIDS
Pernyataan kontroversi Uu belum berhenti di situ. Terbaru, Uu memberikan pernyataan yang lagi-lagi membuat heboh masyarakat, terutama warga Jawa Barat. Hal ini berkaitan dengan adanya peningkatan kasus HIV/AIDS di wilayah Jawa Barat.Berdasarkan data dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bandung, angka penularan AIDS di Kota Bandung selama periode 1991 hingga 2021 mencapai 5.943 kasus. Sebanyak 11 persen di antaranya merupakan ibu rumah tangga (IRT). Pemicu melonjaknya angka tersebut, yakni marak hubungan seks bebas dan tanpa pengaman. Masih dari data KPA, 6,9 persen atau 414 kasus terjadi pada mahasiswa.Uu Ruzhanul pun merespons dan memberikan solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Menurutnya, menikah dan poligami merupakan solusi untuk mencegah meningkatnya HIV/AIDS di wilayahnya. Lebih lanjut, Uu mengatakan, menikah dan berpoligami akan menjauhkan diri dari perbuatan zina. Perzinaan kerap membawa banyak mudarat, seperti penyakit menular."Saat ini kan sedang viral khususnya di Bandung, ternyata ibu-ibu yah yang banyak kena HIV AIDS, kemudian anak-anak muda juga banyak yang kena," kata Wagub, Selasa (30/8)."Sekarang dari pada seolah-olah (suami) tidak suka begitu, tapi akhirnya kena ke istrinya sendiri, toh agama juga memberikan lampu hijau asal siap adil kenapa tidak? Makanya daripada ibu kena (HIV/AIDS) sementara ketahuan suami seperti itu mendingan diberikan keleluasaan untuk poligami," ujarnya."Tetapi agama sudah memberikan pilihan sebagai panduan dalam kehidupan di muka bumi ini," jelasnya.
Advertisement
Sikap Ridwan Kamil
Berbeda dengan Uu, Ridwan Kamil melalui unggahannya di akun Instagram mengaku tidak sependapat terkait poligami sebagai solusi. Menurutnya, poligami bukanlah solusi untuk menurunkan angka HIV dan AIDS."Dan pendapat pribadi Pak Wagub Uu Ruzhanul Ulum terkait poligami sebagai solusi, saya pribadi tidak sependapat," tulisnya dalam unggahan di akun Instagram pribadinya.Pria yang akrab di sapa Kang Emil, mengatakan penanganan ODHA, Pemprov Jabar sudah melakukan dengan serius. Emil menjelaskan, pendampingan juga terus dilakukan pada ODHA. Sehingga, dia menyatakan diri bahwa tidak sependapat dengan saran wakilnya."Pemprov Jabar fokus pada kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan dalam penanggulangan HIV AIDS dan IMS di Provinsi Jawa Barat," ungkapnya.Adapun penanganan yang dilakukan yaitu melakukan skrining dini Tes HIV pada Populasi Kunci, Ibu Hamil Pasien TB, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di layanan maupun secara mobile. Kemudian, melakukan perluasan layanan konseling tes HIV, layanan perawatan dukungan dan pengobatan.Selain itu, melakukan peningkatan kapasitas petugas puskesmas dalam pengembangan layanan test and treat. Selanjutnya, melakukan evaluasi triple eliminasi dengan sasaran Ibu Hamil yang di tes HIV, sifilis dan hepatitis untuk eliminasi pada bayi lahir dari Ibu positif HIV, sifilis dan hepatitis.Ada juga pemantauan desentralisasi obat ARV di 27 kab/kota. Melakukan pemeriksaan viraload bagi ODHA untuk melihat evaluasi penggunaan ARV pada ODHA."Selain itu Pemprov Jabar melakukan pertemuan terkait kolaborasi TB HIV, dan melakukan kegiatan pemetaan populasi kunci untuk mendapatkan gambaran estimasi populasi kunci," katanya.
Advertisement
Ridwan Kamil Diminta Ajak Ngopi Wagub Uu
Pernyataan Uu ini sukses membuat heboh dan menjadi sorotan publik. Saking hebohnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sampai diminta untuk mengajak Uu minum kopi bersama. Permintaan tersebut tampak membanjiri unggahan Ridwan Kamil mengenai pernyataan Uu terkait solusi mencegah meningkatnya HIV/AIDS."Di edukasi lagi pak wagub nya atau ajak ngopi biar jernih pikiran nya pak😀," tulis akun definanop."Pak Uu’ coba di ajak ngeteh bareng gitu pak sambil makan peyeum biar aga seger pikirannya. Dr kmrn keceletot wae 😢," tulis akun hiraethka."Pak Uu kenapa sih dari kemaren :/," tulis akun nitasilmey."Blunder wae pak wagub mh, kurang ngopi meren😂," tulis akun sryatrbit95."Pak wagub nya di ajak ngobrol2 pak, mungkin butuh temen curhat. Atau lagi kepikiran pengen poligami Makanya kasih solusinya poligami 😂," tulis akun kurnianoen.