Penyakit pada sistem reproduksi yang disebabkan virus adalah AIDS. Penyakit ini disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang tidak mendapatkan penanganan sejak dini.
Virus ini bisa ditularkan melalui kontak darah yang terinfeksi. Bukan hanya itu, air mani, cairan vagina. HIV yang menginfeksi dalam beberapa minggu akan memiliki gejala seperti flu, demam serta sakit tenggorokan hingga merasakan kelelahan yang luar biasa.
Penyakit tersebut akan berkembang menjadi AIDS yang mengakibatkan penurunan berat badan, demam atau berkeringat ketika malam hari, kelelahan hingga infeksi berulang. Hingga saat ini tidak ada obat untuk menyembuhkan AIDS, namun kepatuhan yang ketat untuk mengonsumsi rejimen anti-retroviral (ARV) bisa dengan dramatis memperlambat bertambah parahnya penyakit serta mencegah infeksi sekunder serta komplikasi.
Ada beberapa macam penyakit pada sistem reproduksi yang disebabkan oleh virus dan juga bakteri parasit. Berikut ulasannya seperti dirangkum dari beragam sumber, Selasa (9/8).
Advertisement
Condiloma Accuminata
Condiloma Accuminata adalah penyakit pada sistem reproduksi perempuan yang terjadi karena disebabkan oleh virus bernama human papiloma. Virus ini adalah virus penyebab kutil.
Maka perempuan yang mengalami penyakit Condiloma Accuminata sebaiknya harus segera mendapatkan pengobatan. Sebab jika tidak diobati akan berkembang menjadi penyakit yang lebih ganas.
Tanpa pengobatan, penyakit Condiloma Accuminata akan berkembang menjadi kanker pada organ lainnya seperti misalnya rahim.
Advertisement
Vaginitis
Penyakit pada sistem reproduksi perempuan selanjutnya adalah vaginitis yang pada vaginanya mengalami infeksi. Infeksi pada vagina ini disebabkan oleh beberapa jenis mikroorganisme.
Antara lain seperti bakteri, jamur dan juga parasit. Penyakit pada sistem reproduksi ini bisa menyerang vagina langsung atau melalui perineum.
Penyakit vaginitis ini bisa disebakan oleh jamur Candida Albicans, bakteri Gardnerella, parasit Trichomonas Vaginalis dan juga virus.
Advertisement
Kanker Ovarium
Penyakit pada sistem reproduksi berikutnya adalah kanker ovarium yang berawal dari kista ovarium atau tumor jinak dan kecil terdapat di dalam rahim. Kista ovarium yang paling kerap terjadi adalah kista dermoid, kista lutein, kista cokelat.
Tumor jinak atau pun kista ovarium lambat laun juga akan bisa berkembang menjadi tumor besar dan genas yang pada nantinya akan menjadi kanker. Tumor ganas atau pun ovarium dengan ukuran yang besar akan dapat menyebabkan kelainan letak janin.
Penyebab dari penyakit kanker ovarium adalah gaya hidup yang keliru, asupan, kurang olahraga hingga masih banyak lainnya.
Advertisement
Kanker Serviks
Kanker serviks juga merupakan penyakit pada sistem reproduksi perempuan. Kanker serviks ini penyakit yang umum terjadi sebenarnya.
Perlu diketahui penyakit ini disebabkan lantaran adanya sel-sel abnormal yang tumbuh di lapisan epitel serviks. Sel abnormal ini akan terus tumbuh dengan ganasnya.
Itu semua akan membuat jaringan yang ada di sekitar leher rahim mengalami penurunan fungsi. Pengobatan kanker serviks bisa dilakukan dengan mengangkat rahim, oviduk, sepertiga dari vagina (bagian atas), ovarium.
Advertisement
Epididimitis
Penyakit pada sistem reproduksi pria salah satunya adalah epididimitis yang umumnya terjadi karena adanya infeksi pada organ reproduksi. Epididimitis merupakan kondisi di mana bagian epididimis mengalami peradangan.
Beberapa bakteri yaitu Chlamydia trachomatis, E.coli dan Neisseria gonorrhoeae merupakan jenis bakteri yang kerap menyebabkan penyakit epididimitis. Penyakit itu kerap menimpa pria yang suka berganti pasangan seks.
Beberapa gejala dari penyakit epididimitis ialah nyeri pada testis, ada darah di dalam sperma, sakit ketika ejakulasi, nyeri pada testis dan disuria.
Advertisement
Prostatitis
Prostatitis adalah penyakit pada sistem reproduksi pria berikutnya. Ini merupakan penyakit di mana prostat mengalami infeksi.
Penyebabnya dari prostatitis ialah bakteri. Bakteri yang menginfeksi kelenjar prostat pria adalah E.coli, Klebsiella dan Proteus.
Pria yang mengalami prostatitis ini akan memiliki beberapa gejala seperti sulit ketika ejakulasi, gagal ereksi, disuria dan juga demam.
Advertisement
Sifilis dan Gonorhea
Penyakit pada sistem reproduksi pria selanjutnya adalah sifilis dan gonorhea. Sifilis merupakan penyakit yang kerap disebut 'raja singa' dan bisa terjadi karena aktivitas seksual.
Selain itu bisa juga lantaran transfusi darah, sehingga bakteri menyebabkan sifilis yang disebut Reponema Pallium. Sementara gonorhea atau dikenal dengan kencing nanah adalah penyakit pada sistem reproduksi pria yang kerap terjadi.
Penyebab dari gonorhea ini adalah bakteri Neisseria Gonorrheae. Penyakit ini ditularkan melalui aktivitas seksual yang terlalu bebas dan menyimpang.