Kucing Bersin bisa Jadi Tanda Adanya Infeksi di Saluran Pernapasan, Ini Penjelasannya

Kucing bersin bisa jadi tanda adanya infeksi pada saluran pernapasan

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Kucing Bersin bisa Jadi Tanda Adanya Infeksi di Saluran Pernapasan, Ini Penjelasannya
4 Fakta Unik Soal Indra Perasa Kucing, Ternyata Tak Bisa Deteksi Rasa Manis!. ©2021 Merdeka.com

Kucing bersin bisa jadi tanda adanya infeksi pada saluran pernapasan. Sama seperti manusia, bersin merupakan tanda atau cara bagi tubuh untuk mengeluarkan iritasi dari hidung secara paksa. Kucing bersin sebenarnya merupakan respons normal untuk membersihkan hidung.

Namun, jika intensitas bersin terbilang sering bisa jadi itu merupakan indikasi adanya penyakit lain dalam tubuhnya. Mulai dari infeksi saluran pernapasan, infeksi bakteri, hingga penyakit gigi. Untuk itu, penting mengetahui penyebab dari kucing yang sering bersin. Simak ulasannya dilansir dari Halodoc dan berbagai sumber, Selasa (19/7/2022):

Penyebab Kucing Bersin

Jika kucing Anda menalami bersin dengan intensitas yang bisa dibilang sering, maka berikut kemungkinan penyebabnya:

1. Infeksi Saluran Napas

Kucing bersin yang terlalu sering bisa jadi merupakan indikasi adanya infeksi virus di saluran pernapasan. Infeksi virus yang paling umum adalah virus herpes kucing. Berbeda pada manusia, virus herpes pada kucing memengaruhi saluran pernapasan atas.

Kondisi ini menimbulkan gejala termasuk bersin dan keluarnya cairan di mata dan hidung. Adapun infeksi virus lain yang dapat menyebabkan kucing sering bersin yakni calicivirus dan influenza.

2. Infeksi Bakteri

Bersin yang terlalu sering juga bisa jadi tanda kucing mengalami infeksi bakteri. Jika Anda melihat ingus kuning atau hijau keluar dari hidung atau mata kucing, dapat dipastikan kucing Anda terkena infeksi bakteri. Bordetella, mikoplasma, dan klamidia adalah penyebab umum infeksi bakteri di hidung kucing.

3. Peradangan dan Iritasi

Peradangan juga dapat menyebabkan kucing sering bersin. Kondisi ini biasanya disebut sebagai rinitis kronis. 4. Penyakit Gigi

Ternyata penyakit gigi pada kucing juga bisa menyebabkan bersin-bersin. Hal ini dikarenakan agar gigi di rahang atas kucing terletak tepat di sebelah saluran hidung. Ketika gigi terinfeksi atau terjadi peradangan parah, maka penghalang antara soket gigi dan hidung dapat ditembus. Saat kucing makan, bahan makanan bisa masuk ke hidung, sehingga memicu refleks bersin pada kucing. 5. Neoplasia (tumor)Tumor selalu ada dalam daftar kemungkinan penyebab kucing sering bersin. Terutama pada kucing yang lebih tua, tumor dapat tumbuh di dalam saluran hidung, menyebabkan iritasi dan peradangan yang menyebabkan kucing bersin. Tumor ini biasanya terdeteksi secara visual melalui rinoskopi atau biopsi hidung.

6. Ada Benda Asing di Hidung

Kucing saat dibiarkan keluar ruangan biasanya akan suka menghirup benda asing, seperti rumput, serbuk sari, dan sebagainya. Hal tersebut tentu dapat menyebabkan iritasi pada saluran hidung. Ketika benda asing ini dihirup oleh kucing, respon tubuh adalah bersin untuk mengeluarkan kotoran.

Namun, seringkali ada benda yang lebih besar sehingga sulit dihilangkan oleh kucing dengan bersin. Itulah yang menjadi penyebab kucing sering bersin. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa kucing bersin merupakan kondisi yang normal dan umum terjadi.

Namun, jika kucing mengalami bersin dengan intensitas sering maka Anda bisa membawanya untuk pergi ke dokter. Jika kucing bersin ditandai dengan beberapa gejala di bawah ini, Anda juga harus langsung membawanya ke dokter:

  • Kehilangan selera makan.
  • Penurunan berat badan.
  • Keluarnya cairan dari hidung.
  • Memburuknya gejala.
  • Persistensi gejala lebih dari beberapa hari.
Rekomendasi