Penyebab Kelumpuhan Wajah Tiba-Tiba, Mulai Stroke Hingga Virus

Penyebab kelumpuhan wajah secara tiba-tiba seperti yang dialami oleh penyanyi Justin Bieber.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Penyebab Kelumpuhan Wajah Tiba-Tiba, Mulai Stroke Hingga Virus
Penyebab Kelumpuhan Wajah. health.clevelandclinic.org

Penyebab kelumpuhan wajah secara tiba-tiba bisa dipicu oleh berbagai kondisi. Kelumpuhan wajah menyebabkan seseorang mengalami ketidakmampuan menggerakkan otot wajah. Hal itulah seperti yang belum lama ini terjadi pada penyanyi mancanegara Justin Bieber.

Melalui sebuah unggahan video di Instagram pribadinya, pelantun lagu Baby itu mengumumkan bahwa dirinya baru saja didiagnosis menderita Ramsay Hunt Syndrome, yang menyebabkan sebagian wajahnya lumpuh.

Sejak diumumkan, banyak orang pun langsung dibuat penasaran dengan penyakit yang menyebabkan Justin Bieber mengalami lumpuh di wajahnya itu. Lantas, apa saja sebenarnya penyebab dari kelumpuhan di wajah secara tiba-tiba? Simak ulasannya dilansir dari laman mayoclinic dan Liputan6, Jumat (17/6/2022):

Sindrom Ramsay Hunt

Penyebab kelumpuhan wajah pertama yang kini tengah ramai diperbincangkan ialah Ramsay Hunt Syndrome. Kondisi ini sebenarnya merupakan komplikasi herpes zoster yang disebabkan oleh virus yang sama dengan virus penyebab cacar air. Pada Sindrom Ramsay-Hunt virus menginfeksi saraf tertentu di kepala.

Seperti yang dialami oleh Justin Bieber, virus tersebut menyerang saraf wajah di dekat salah satu telinganya. Sehingga, sampai menyebabkan sebelah wajahnya menjadi lumpuh. Biasanya, orang yang pernah menderita cacar air membawa virus yang tidak aktif di saraf mereka.

Beberapa tahun kemudian virus itu mungkin menjadi aktif kembali, menginfeksi saraf wajah, dan menyebabkan sindrom Ramsay Hunt. Kondisi ini melibatkan ruam yang menyakitkan dan kelemahan otot wajah, yang terkadang disalahartikan sebagai stroke.

Bells Palsy

Bell's Palsy adalah kondisi lumpuhnya saraf wajah (saraf ketujuh atau saraf fasialis) akibat peradangan dan pembengkakan saraf yang mengontrol otot pada salah satu sisi wajah. Kondisi ini biasanya membuat perubahan bentuk pada salah satu sisi wajah sehingga membuatnya terlihat perot atau turun sebelah. Hingga saat ini, belum diketahui jelas penyebab pasti dari Bell's palsy. Namun, kondisi ini sering dikaitkan dengan infeksi virus. Walaupun sepintas gejalanya mirip stroke, bell’s palsy bukanlah stroke. Hal ini dikarenakan penyebab bell’s palsy biasanya adalah infeksi virus (herpes, gondok, influenza, dan sejenisnya) serta paparan terhadap udara dingin. Bell's palsy lebih sering terjadi pada orang yang sedang hamil, memiliki infeksi saluran pernapasan atas, diabetes, tekanan darah tinggi, atau obesitas.

Penyakit Lyme

Penyakit Lyme adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Borrelia Burgdorferi. Biasanya ditularkan ke manusia melalui gigitan kutu kaki hitam atau kutu rusa yang terinfeksi. Kutu menjadi terinfeksi setelah memakan rusa, burung, atau tikus yang terinfeksi.Orang yang terinfeksi virus ini dapat bereaksi secara berbeda. Gejala dapat bervariasi sesuai tingkat keparahannya. Kelumpuhan wajah bisa terjadi pada tahap diseminata awal atau beberapa bulan setelah gigitan kutu.NeurosarcoidosisNeurosarcoidosis merupakan kondisi peradangan kronis yang terjadi ketika sistem kekebalan memiliki respons yang berlebihan. Neurosarcoidosis ditandai dengan peradangan dan deposit sel abnormal di bagian manapun dari sistem saraf sampai otak, sumsum tulang belakang, atau saraf perifer.Ini paling sering terjadi pada saraf kranial dan wajah, hipotalamus (area spesifik otak), dan kelenjar pituitari. Kelemahan otot wajah yang tiba-tiba (kelumpuhan wajah) adalah gejala neurologis umum yang melibatkan saraf ke otot-otot wajah.

Autoimun

Penyakit autoimun yang menyebabkan kelumpuhan wajah seperti multiple sclerosis, yang mempengaruhi otak dan sumsum tulang belakang. Ada juga sindrom Guillain-Barré, yang memengaruhi sistem saraf. Kelumpuhan wajah yang disebabkan multiple sclerosis juga biasanya disertai dengan Neuralgia trigeminal. Ini merupakan jenis nyeri saraf kronis di wajah. Kondisi ini terasa seperti sensasi ditusuk atau terbakar di sisi wajah.Sementara sindrom Guillain-Barré adalah gangguan autoimun yang jarang namun serius di mana sistem kekebalan menyerang sel-sel saraf yang sehat di sistem saraf perifer (PNS). Ia bisa menyebabkan kesulitan menggerakkan mata atau wajah , berbicara , mengunyah, atau menelan.

Stroke

Stroke menjadi penyebab kelumpuhan wajah yang lebih serius. Orang yang mengalami stroke sering mengalami gejala yang sama dengan Bell's palsy. Namun, stroke biasanya menyebabkan gejala tambahan yang tidak terlihat pada Bell's palsy.Kelumpuhan wajah terjadi selama stroke ketika saraf yang mengontrol otot-otot di wajah rusak di otak. Tergantung pada jenis stroke, kerusakan sel-sel otak disebabkan oleh kekurangan oksigen atau tekanan berlebih pada sel-sel otak yang disebabkan oleh pendarahan.

Rekomendasi