Menjadi istri seorang Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Slamet Riyadi, sosok Heni Tania acap kali jadi sorotan. Apalagi dengan sikap sederhana dan karakternya yang kerap jadi teladan.
Bahkan baru-baru ini tertangkap kamera dan perbincangan eksklusif dengan merdeka.com, kala Heni Tania kedapatan mengenakan sepatu jebol bagian depannya. Ia tak segan nyeker di pinggir jalan, sembari menunggu sepatunya dijahit oleh tukang sol keliling.
Kesederhanaan dan kedermawanannya begitu terpancar. Ditambah lagi paras cantiknya yang selalu berhasil mencuri perhatian publik.
Penasaran dengan momennya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, Minggu (8/5).
Advertisement
Sekalian Bantu Orang Tanpa Menyinggung
Heni Tania atau yang lebih akrab disapa Ibu Kombes tampak santai duduk jongkok tanpa alas kaki di pinggir jalan.
Ia memerhatikan dengan seksama sepatunya yang tengah dibenahi oleh seorang tukang sol sepatu keliling. Bahkan Ibu Kombes mengaku ingin menggunakan jasanya, sekaligus sebagai bentuk membantu. Tanpa membuat si bapak tersinggung.
"Pas lagi jalan jebol atau gimana bu?," tanya tim merdeka.
"Kelihatan ya (jebolnya). Iya ujungnya mangap. Pas lagi belanja ke hero. Biar bisa kasih beliau uang lebih. Biar enggak tersinggung," kata Ibu Kombes.
Advertisement
Dibayar 5 Kali Lipat
Posisi Heni Tania dan bapak tukang sol sepatu berada cukup dekat dengan lokasi ibu Kombes berbelanja tadi.
Bahkan sebelum meninggalkan lokasi, Ibu Kombes membayarkan jasa solnya tersebut lima kali lipat. Bapak paruh baya itu lantas senang menerima kebaikan hati Ibu Kombes.
"Bapak tukang solnya senang ya Bu?," tanyanya lagi.
"Senang. Saya bayar lima kali lipat. Kan pas banget. Sekalian lah, kasihan juga bapaknya sudah tua," papar Heni Tania.
Advertisement
Tak Ada Rasa Gengsi
Meski sudah jadi istri seorang tokoh besar di kepolisian dan tajir melintir, tak lantas membuatnya berbangga diri. Ibu Kombes tetap menunjukkan sisi sederhananya.
Mungkin dia bisa saja membeli sepatu bermerek yang baru, tapi ia justru memilih menjahit lagi. Bahkan bukan di jasa sol sepatu kenamaan, melainkan menghargai jasa seorang jasa sol keliling.
"Maaf Ibu enggak gengsi ngesol di pinggir jalan?," ujarnya.
"Enggak malu. Biasa sajalah. Sambil bercanda di pinggir jalan sama anak-anak," terang Ibu Kombes.