Kisah Syarifah Fatmah Ditinggal Suami, Berjuang Jualan Es Demi Penuhi Kebutuhan Hidup

Dia ditinggal sang suami tercinta pergi untuk selamanya. Untuk bertahan hidup dengan putra putrinya, wanita ini lantas bekerja sebagai penjual minuman.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Kisah Syarifah Fatmah Ditinggal Suami, Berjuang Jualan Es Demi Penuhi Kebutuhan Hidup
Kisah Syarifah Fatmah Ditinggal Suami. YouTube fadhilah berbagi ©2022 Merdeka.com

Setiap manusia memiliki ujian hidup masing-masing. Hal itu semata-mata harus dilewati setiap orang dengan berbesar hati.

Selayaknya kisah wanita tangguh berikut ini. Dia ditinggal sang suami tercinta pergi untuk selamanya.

Untuk bertahan hidup dengan putra putrinya, wanita ini lantas bekerja sebagai penjual minuman. Seperti apa ceritanya? Berikut ulasan selengkapnya, dilansir dari kanal YouTube fadhilah berbagi, Jumat (7/1).

Suami Meninggal Dunia

Nasib pilu harus dialami seorang wanita bernama Syarifah Fatmah. Di usia pernikahannya yang masih terhitung baru, Syarifah harus rela melepas kepergian sang suami tercinta.

"Abang (suami) sudah meninggal ya?" tanya sang pemilik video.

"Iya," jawabnya.

Kini, dia tinggal di sebuah rumah sederhana. Meski demikian, sang suami pun meninggalkan putra dan putri menggemaskan untuk menemani sang istri.

Hidup dengan Tiga Anak

Syarifah dengan mendiang suami sebelumnya telah dikaruniai tiga orang anak. Anak pertama dari Syarifah tak lain telah berusia 6 tahun, sementara buah hatinya yang kedua kini berusia 2 tahun.

Selain itu, buah hatinya yang paling kecil yang berusia 9 bulan. Syarifah pun harus memutar otak untuk mengasuh hingga mencari nafkah bagi ketiga putra putrinya.

"Berapa anak?" tanyanya kembali.

"Tiga," jelas Syarifah seraya menggendong anak ketiga.

Penuhi Kebutuhan Hidup dengan Berjualan Es

Kehidupan terus berjalan. Tak dipungkiri, Syarifah masih membutuhkan uang untuk bertahan hidup dengan ketiga buah hatinya sepeninggal sang suami tercinta.

Untuk itu, Syarifah lantas memutuskan untuk berjualan es. Lapak Syarifah pun digelar di teras halaman. Sembari mengasuh buah hati, ia juga dapat mencari rezeki.


"Jadi ini pekerjaannya apa?" tanyanya.

"Berjualan es," ungkap Syarifah.

Penghasilan Rp50 Ribu

Dari berjualan es, penghasilan Syarifah pun tak seberapa untuk memenuhi kebutuhan gizi ketiga buah hatinya hingga bersekolah. Namun, Syarifah mengaku pernah mendapatkan uang paling banyak sebesar Rp50 ribu dalam satu hari.

"Sehari dapat berapa?" tanyanya.

"Gak mesti, ya paling banyak Rp50 ribu," terangnya.

Meski demikian, Syarifah seolah tak mau nampak bersedih hati di hadapan ketiga buah hatinya. Meski terasa berat, namun ia masih berusaha menjadi wanita tangguh untuk membesarkan ketiga buah hati seorang diri.

Rekomendasi