Potret Jenderal Dudung Abdurachman Pakai Brevet Merah Kopassus, Makin Gagah

Penyematan brevet dilakukan oleh Danjen Kopassus Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa

Kurnia Azizah
Oleh Kurnia Azizah - Reporter
Potret Jenderal Dudung Abdurachman Pakai Brevet Merah Kopassus, Makin Gagah
Potret Jenderal Dudung Abdurachman Pakai Brevet Merah. Instagram @kopassus.idn ©2021 Merdeka.com

Belum lama ini, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Dudung Abdurachman menerima tiga brevet serta baret merah di Markas Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Ketiga brevet itu adalah Brevet Anti Teror, Brevet Para Utama dan Brevet Komando. Tak hanya itu, ia juga disematkan baret merah serta pisau komando.

Penyematan brevet dilakukan oleh Danjen Kopassus Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa. Potret Jenderal Dudung mengenakan Brevet Merah Kopassus pun ramai jadi sorotan.

Berikut ulasannya dilansir dari akun Instagram @kopassus.idn, Jumat (24/12).

Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengaku bangga dan terhormat menerima tiga Brevet dari Korps Baret Merah. Penyematan itu dilakukan langsung oleh Danjen Kopassus Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa.

Ketiga brevet di antaranya, Brevet Komando, Brevet Anti-teror, dan Brevet Para Utama dari Kopassus. Selain itu, Kasad Dudung juga dipakaikan baret merah dan pisau komando oleh Danjen Kopassus.

"Saya mengucapkan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang tinggi kepada Danjen Kopassus beserta seluruh anggota dan keluarga besar korps baret merah. Hal ini akan saya jadikan motivasi untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawab pembinaan dengan baik terhadap Kopassus dan TNI AD," kata Dudung dilansir dari Antara.

Jenderal dengan bintang empat itu harus mengikuti serangkaian latihan sebelum akhirnya menerima brevet merah.

"Sebelum penyematan Brevet Komando, Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengikuti serangkaian proses latihan," tulis dalam keterangan Instagram @kopassus.idn.

Menurut Dudung, rintangan yang dilaluinya cukup berat dan dimaklumi. Sebagai bentuk keseriusan serta ketangguhan dari korps Kopassus.

"Tentunya tadi sudah saya lewati beberapa latihan yang dilaksanakan oleh prajurit-prajurit Komando termasuk prajurit Kopassus Anti Teror. Ini sudah sebagian saya lewati dan memang latihan sangat berat. Ini menunjukkan tidak mudah menjadi prajurit Kopassus," ungkap Dudung.

Beragam latihan menegangkan berhasil dilalui Kasad Dudung. Latihan itu didesain sedemikian rupa layaknya di medan tempur.

"Serbuan Gedung di Sat-81 Kopassus, menembak runduk dari atas gedung, patroli, serbuan ruangan pesawat, serangan regu Komando Unit-81, latihan mengatasi rintangan bahaya ular, latihan melempar pisau, dan eksfiltrasi menggunakan heli," pungkasnya.

Bahkan sebelum disematkan, brevet dan baret Kopassus milik Kasad Dudung dibawa oleh seorang penerjun Kopassus bernama Serda Kowad Safira. Ia terjun bebas (free fall) dari ketinggian 4.000 kaki ssus bernama Serda Kowad Safira yang terjun bebas (free fall) dari ketinggian 4.000 kaki dengan menggunakan helikopter.

Kasad Dudung menyampaikan terima kasihnya kepada Danjen Kopassus Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa, atas penghargaan tersebut.

Mantan Pangkostrad itu berharap Korps Baret Merah kian cemerlang kiprahnya dan terus membanggakan.

"Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih yang telah menerima saya sebagai warga kehormatan Korps Baret Merah. Mari kita bersama-sama membangun Korps Baret Merah ini agar ke depan kiprahnya semakin baik dan membanggakan," papar Dudung.

Rekomendasi