Perwira Tinggi Ganteng Lulusan Terbaik Promosi jadi Komjen, Jejak Kariernya Mentereng

Potret Komjen Ahmad Dofiri, mendapat promosi dari Kapolri dan dilantik jadi Kabaintelkam Polri.

Khulafa Pinta Winastya
Oleh Khulafa Pinta Winastya - Reporter
Perwira Tinggi Ganteng Lulusan Terbaik Promosi jadi Komjen, Jejak Kariernya Mentereng
Jenderal Ganteng Lulusan Terbaik Naik Jabatan. Foto: wikipedia ©2021 Merdeka.com

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo baru saja resmi melantik sejumlah perwira tinggi (pati) di lingkungan Korps Bhayangkara. Acara serah jabatan itu digelar tertutup di Gedung Rupatama Mabes Polri, Rabu (10/11) lalu.

Setidaknya, ada sekitar sebelas pati yang dilantik menjadi pejabat utama Polri dan Kapolda. Pelantikan sejumlah pati ini berdasarkan pada surat telegram yang ditandatangani oleh Asisten Kapolri bidang SDM, Irjen Wahyu Widada atas nama Kapolri tertanggal 31 Oktober.

Salah satu nama yang juga ikut mendapat promosi dalam acara pelantikan itu ialah Komjen Ahmad Dofiri. Jenderal yang pernah mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa itu kerap menduduki sejumlah jabatan mentereng di kepolisian. Simak ulasannya:

Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Ahmad Dofiri masuk dalam jajaran perwira tinggi polisi yang mendapat promosi jabatan dari Kapolri.

Ia dipromosikan dan telah resmi dilantik menjadi Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri berpangkat Komjen.

Jenderal polisi yang pernah menjadi lulusan terbaik dan mendapat penghargaan Adhi Makayasa ini berpengalaman dalam bidang Sumber Daya Manusia (SDM).

Sebelum menduduki kursi Kabaintelkam, jabatan terakhir Dofiri merupakan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat.

Sejak lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1989, Jenderal polisi ganteng berusia 54 tahun ini kerap mengemban jabatan mentereng di kepolisian. Terhitung satu tahun setelah lulus dari pendidikan, Dofiri sudah menduduki jabatan sebagai Kanit Resintel Polsekta Tangerang Polda Metro Jaya pada tahun 1990.

Adapun beberapa jabatan yang pernah diemban Jenderal Dofiri selama berkarir di kepolisian, di antaranya:

  • Kassubag Jabpamentil Bagian SDM Polri (2005)
  • Kapolres Bandung (2007)
  • Wakapolwiltabes Bandung (2009)
  • Kapoltabes Yogyakarta (2009)
  • Kabag Kermadagri Robangpers SDE SDM Polri (2010)
  • Koorspripim Polri (2010)
  • Analis Kebijakan Madya bidang Binkar SSDM Polri (2012)
  • Wakapolda DIY (2013)
  • Karobinkar SSDM Polri (2014)
  • Kapolda Banten (2016)
  • Karosunluhkum Divkum Polri (2016)
  • Kapolda DIY (2016)
  • Asisten Logistik Kapolri[2] (2019)
  • Kapolda Jawa Barat (2020)
  • Kabaintelkam Polri (2021)

Kapolri Irjen Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung acara pelantikan terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) di lingkungan Polri tersebut. Hal itu seperti disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, dalam konferensi pers di Mabes Polri.Sejumlah pejabat utama yang dilantik di antaranya adalah Komjen Ahmad Dofiri sebagai Kabaintelkam Polri. Ia menggantikan Komjen Paulus Waterpauw yang menjadi Deputi Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).Kemudian Irjen Firman Shantyabudi yang dilantik sebagai Kakorlantas Polri. Firman menggantikan posisi Irjen Istiono yang kini menjabat sebagai Pati Korlantas Polri dalam rangka pensiun. Irjen Argo Yuwono juga dilantik sebagai Asisten Logistik Kapolri. Lalu, Kepala Divisi Humas Polri dijabat oleh Irjen Dedi Prasetyo.Adapun enam Kapolda yang juga dilantik ialah Irjen Suntana sebagai Kapolda Jawa Barat, Irjen Nana Sujana sebagai Kapolda Sulawesi Selatan, dan Irjen Mulyatno sebagai Kapolda Sulawesi Utara.Kemudian, Irjen Nana Avianto juga dilantik sebagai Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Yan Sultra Indrajaya sebagai Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, serta Irjen Teguh Pristiwanto sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara.

Dalam konferensi persnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan,  mutasi jabatan ini merupakan bagian dari pembinaan karier bagi para personel Polri."Tentunya kenaikan pangkat dan pergeseran atau mutasi di lingkungan Polri sesuatu yang dinamis dalam organisasi dan akan terus berjalan di Polri," kata Rusdi. Lebih lanjut, Rusdi menyebut bahwa hal ini sekaligus  menjawab tantangan terkait tugas Polri yang semakin kompleks."Diharapkan pejabat baru mampu menjawab tantangan terkini yang dihadapi institusi Polri," tuturnya.

Rekomendasi