Kapitalisme adalah sistem yang memberikan kebebasan penuh bagi manusia untuk mengendalikan kegiatan ekonomi. Tetapi, dengan tujuan memperoleh keuntungan. Dalam kehidupan sehari-hari, sebagian besar dari kalian tentu kerap mendengar istilah kapitalisme. Apalagi saat sedang berbicara tentang dunia ekonomi, tak jarang akan membawa-bawa sistem kapitalisme.
Dalam pengertian lainnya dilansir dari media.neliti.com, kapitalisme adalah sebuah sistem organisasi ekonomi yang didirikan oleh hak milik privat atas alat-alat produksi dan distribusi. Di mana pemanfaatannya untuk mencapai keuntungan atau laba dalam kondisi yang kompetitif.
Sementara itu, sistem ekonomi kapitalisme adalah suatu sistem yang memberikan kebebasan besar bagi para pelaku ekonomi. Tujuannya untuk melakukan kegiatan terbaik bagi kepentingan individual atas faktor-faktor atau sumber daya ekonomi.
Sebenarnya kapitalisme berasal dari buah pemikiran Adam Smith, tokoh Mazhab klasik yang meletakkan dasar-dasar teori ekonomi pasar bebas. Salah satu karyanya yang hingga kini masih menjadi rujukan untuk disiplin ilmu ekonomi modern adalah The Wealth of Nations.
Advertisement
Sistem Kapitalisme
Berbicara mengenai sistem kapitalisme, tentu tidak terlepas dari peran Adam Smith. Tokoh kelahiran Skotlandia, 5 Juni 1723 ini memiliki peranan penting dan besar terhadap sistem ekonomi yang terjadi di seluruh dunia.
Melalui bukunya The Wealth of Nations, Smith menerangkan pilar-pilar dari kapitalisme dengan konsep "laissez-faire" serta "the invisible hand". Hal itulah yang akhirnya dijadikan pijakan dalam kerangka dasar teori sistem kapitalis, yakni tentang nilai barang serta struktur jasa.
Tidak perlu khawatir bagi kalian yang masih belum mengerti. Ada beberapa pengertian kapitalisme adalah yang bisa dipahami dengan mudah. Melansir finata.id, adapun beberapa pengertian kapitalisme menurut para ahli adalah sebagai berikut:
1. Adam Smith
Kapitalisme adalah sebuah sistem yang mampu menciptakan kesejahteraan masyarakat jika pemerintah tidak melakukan intervensi. Intervensi di sini berarti campur tangan terhadap mekanisme serta kebijakan pasar.
Advertisement
2. Karl Marx
Kapitalisme adalah sebuah sistem di mana harga barang dan kebijakan pasar ditentukan oleh pemilik modal. Jadi dapat diartikan, pemilik modal memiliki andil besar dalam menentukan keuntungan yang ingin mereka dapatkan.
3. Max Weber
Kapitalisme adalah suatu sistem ekonomi yang ditujukan dalam sebuah pasar dan dipacu untuk memberikan keuntungan dari kegiatan pertukaran yang dilakukan di pasar tersebut.
4. J.M. Romein
Kapitalisme adalah sistem ekonomi yang mempunyai tujuan untuk mengadakan kegiatan produksi dengan tujuan menghasilkan keuntungan.
Advertisement
Ciri-Ciri Sistem Kapitalisme
Kapitalisme dianggap sebagai suatu peradaban yang menciptakan sebuah ideologi dan telah menjadi gaya hidup. Sistem ini juga memberikan keleluasaan bagi individu untuk memiliki sumber daya. Misalnya seperti persaingan antar individu dalam memenuhi kebutuhan hidup ataupun persaingan antar badan usaha untuk mencari keuntungan.Melansir pustaka.ut.ac.id, berikut ciri-cici sistem kapitalisme yang bisa dipahami:1. Mementingkan diri sendiri (self interest)
Setiap individu mempunyai kebebasan penuh dalam bersaing bisnis dengan menggunakan sejumlah metode. Di mana tujuannya adalah untuk memperoleh keuntungan sebanyak-banyaknya. Semua aktivitas ekonomi dan sosial yang dilakukan sepenuhnya untuk kepentingan diri sendiri.2. Memberikan kebebasan penuh
Kapitalisme memberikan kebebasan penuh terhadap setiap individu untuk melakukan aktivitas ekonomi. Campur tangan negara dalam aktivitas ekonomi dibatasi hanya sebagai penyedia fasilitas. Sehingga semua orang mampu menjalankan aktivitas ekonominya dengan lancar.
Advertisement
3. Penjaminan atas hak milik perseorangan
Setiap individu berhak untuk menimbun kekayaan pribadi sebesar-besarnya tanpa mengindahkan posisi orang lain yang tidak mempunyai kemampuan untuk melakukan hal yang sama.4. Harga sebagai penentu (price system)
Kapitalisme menerapkan mekanisme pasar yang bekerja menentukan harga keseimbangan antara penawaran dan permintaan barang atau jasa. Oleh karenanya, negara tidak boleh dan tidak bisa melakukan intervensi terhadap pasar. Apabila terjadi kemerosotan harga, maka negara diminta untuk tetap diam. Hal ini karena mekanisme pasar dengan sendirinya akan menentukan harga keseimbangan yang baru.Sehingga bisa dikatakan jika negara memiliki peran yang sangat minim dan hanya berfungsi sebagai keamanan dan ketertiban. Selain itu juga memiliki peran untuk menetapkan hak-hak kekayaan pribadi dan menjaga persaingan tanpa adanya hambatan.5. Persaingan bebas (free competition)
Sistem kapitalisme juga memungkinkan terjadinya persaingan antar pelaku ekonomi di tengah masyarakat. Persaingan ini dapat terjadi antar penjual yang bisa memberikan kualitas kepada pembeli. Sebaliknya, sejumlah pembeli juga mampu saling bersaing untuk memberikan harga terbaik.