Seorang taruna Akademi Militer (Akmil) bernama Prada Muhammad Rizal, menjadi korban penganiayaan senjata tajam yang dilakukan oleh 'Bang Jago' di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Akibatnya, korban sampai mengalami luka sobek di bagian dahi dan pelipis kiri akibat sayatan pisau kater. Tak lama, pelaku langsung berhasil diamankan oleh teman korban dan kemudian digelandang ke kantor polisi setempat. Berikut potret pelaku:
Advertisement
Taruna Akmil Jadi Korban Penganiayaan
Melansir dari unggahan di Instagram @indonesia_army88, disebutkan bahwa kejadian tersebut bermula saat korban dan rekannya mengendarai sepeda motor secara berboncengan dari arah Magelang menuju Yogyakarta.
Sesampainya di sebuah persimpangan Tridadi, Sleman, tiba-tiba muncul seorang pemuda dari arah gang hendak menabrak motor yang dikendarai korban. Tak terima, pemuda tersebut langsung berteriak hingga membuat korban dan rekannya menghentikan sepeda motornya.
Namun, pemuda itu justru disebut langsung memanggil teman-temannya sambil membawa sebuah pisau. Enggan melayani keributan, korban dan rekannya pun memilih meninggalkan lokasi dan melanjutkan perjalanan. Namun, ternyata pelaku tetap mengejar dan memaksa korban berhenti.
Advertisement
Salah Satu Taruna Terluka
Karena terus dikejar, korban pun turun menghampiri pelaku sesampainya di perempatan Denggung, Sleman. Namun, saat dilihat rekannya sudah mendapati korban terluka di bagian pelipis bawah mata kiri akibat sayatan benda tajam. "Prada Muhammad Rizal (Anggota Akmil) mengalami luka sobek di bagian jidat dan pelipis bawah mata kiri," tulis keterangan unggahan. Korban pun langsung dibawa ke klinik terdekat untuk segera mendapatkan pertolongan guna mengobati lukanya.
Advertisement
Potret Pelaku
Rekan korban itupun langsung sigap dan berhasil mengamankan pelaku. Ia kemudian membawa pelaku ke kepolisian setempat dan selanjutnya pelaku diamankan di Polres Sleman. Dalam unggahan di Instagram @indonesia_army88, membagikan potret bang jago pelaku penganiayaan taruna Akmil itu. Diketahui dari keterangan unggahan, pelaku penganiayaan merupakan seorang pemuda berusia 22 tahun. Dalam foto yang dibagikan, tampak pelaku yang sudah diamankan polisi itu berdiri bertelanjang dada. Terlihat pula gambar tato memenuhi bagian tubuh dan lengannya.