Akal Bulus Dokter Gadungan Ngaku Calon Menkes, Korbannya Bukan Orang Sembarangan

Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap penipuan yang menjerat AH, mantan mahasiswa kedokteran. Korbannya pun merupakan salah satu publik figur di Tanah Air.

Mutia Anggraini
Oleh Mutia Anggraini - Reporter
Akal Bulus Dokter Gadungan Ngaku Calon Menkes, Korbannya Bukan Orang Sembarangan
Ilustrasi borgol. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap penipuan yang menjerat AH, mantan mahasiswa kedokteran. Korbannya salah satu publik figur di Tanah Air.

Pelaku berhasil membawa kabur uang korban senilai puluhan juta rupiah. Alhasil, laporan korban langsung ditindak polisi.

Hal tersebut membuka tabir penipuan terhadap korban lainnya. Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Tipu Artis Sinetron

Melansir dari Antara, Polres Metro Jakarta Barat pada Minggu (29/8) berhasil mengungkap kedok penipuan dengan korban artis sinetron, Fahri Azmi.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo, Selasa (31/8) menuturkan, korban percaya lantaran pelaku mengaku merupakan utusan Presiden Jokowi.

Pertemuan pertama keduanya yang berlangsung pada Juni 2021 lalu berlanjut hingga pelaku menyodorkan dokumen palsu. Dalam dokumen tersebut, ada tanda tangan yang mencatut Menteri Sekretariat Negara Pratikno.

"Dokumen-dokumen itu sudah diakui tersangka bahwa itu dia buat sendiri. Tanda tangan palsu dan cap palsu," terang Ady.

Gondol Uang Puluhan Juta

Setelah percaya dengan tipu muslihat pelaku, Fahri pun tak segan untuk mengulurkan bantuan. Pelaku meminta Fahri untuk mengirimkan uang sebesar Rp75 juta ke rekening milik orang lain.

Pelaku menyebut, kala itu jumlah transaksi ATM telah melampaui batas. Fahri menyanggupi dengan mengirim uang secara bertahap.

"Korban percaya dengan tersangka dan mulai mentransfer uang tersebut. Pertama Rp50 juta selanjutnya Rp25 juta," kata Ady.

Berhasil Diamankan

Selang beberapa waktu, korban mulai sulit untuk berkomunikasi dengan pelaku. Korban yang tersadar langsung memberikan laporan. Polisi pun dengan sigap langsung berhasil menangkap pelaku di daerah Palembang.

"Kita berhasil amankan pelaku di kawasan Palembang," ungkap Ady.

Setelah diinterogasi, pelaku diketahui merupakan mantan mahasiswa kedokteran yang tak lulus. Tak hanya itu, pelaku bahkan menyebut dirinya sebagai pengganti mantan Menteri Kesehatan Terawan, sebagai dokter Onkologi, serta anggota SDGs UN. Diduga, pelaku memiliki banyak korban sebelum Fahri.

"Padahal dia ini tidak lulus dari kuliah jurusan kedokteran," tambahnya.

Alhasil, pelaku dijerat pasal 376 KUHP dan 372 KUHP tentang penipuan. Pelaku pun terancam hukuman empat tahun penjara.

Rekomendasi