Di Depan' Jokowi-Maruf, Pedagang Kecil Jadi Korban PPKM: Anak Istriku Bagaimana?

Video berdurasi 60 detik itu memperlihatkan razia penutupan warung hingga berujung cekcok 'di depan Jokowi-Maruf'.

Addina Zulfa Fa'izah
Di Depan' Jokowi-Maruf, Pedagang Kecil Jadi Korban PPKM: Anak Istriku Bagaimana?
Video Viral di Media Sosial. Instagram @medantau.id

Sebuah video baru-baru ini ramai diperbincangkan para netizen. Video berdurasi 60 detik itu memperlihatkan razia penutupan warung hingga berujung cekcok 'di depan' Jokowi-Maruf.

Dalam video tersebut, terlihat petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Utara hendak menutup sebuah warung dalam pelaksanaan penegakan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. Akan tetapi, ada kejadian tak terduga yang terjadi saat penutupan warung berlangsung.

Salah satu anggota Satpol PP bernama Carly Can disiram air panas hingga mengenai wajah dan tangannya. Berikut ulasan lengkapnya.

Video Viral di Media Sosial

Dilansir dari akun Instagram @medantau.id, akun tersebut membagikan video yang memperlihatkan beberapa anggota Satpol PP hendak menutup sebuah warung. Dalam video tersebut, terlihat beberapa anggota Satpol PP cekcok dengan pedagang di depan spanduk Jokowi-Ma'ruf. Saat cekcok terjadi, pemilik warung tampak menyiramkan air panas ke arah anggota satpol PP.

Video berdurasi 60 detik itu lantas viral di media sosial dan mendapat beragam komentar dari netizen.

Anggota Satpol PP Disiram Air Panas

Anggota Satpol PP Provinsi Sumatera Utara, Carly Can disiram air panas ketika hendak menutup sebuah warung kopi di Jalan Gatot Subroto Kota Medan, dalam pelaksanaan penegakan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.Peristiwa itu terjadi pada Kamis (15/7) pagi. Siraman air panas tersebut diketahui mengenai wajah dan tangannya. "Pagi tadi kami datang bersama petugas gabungan lainnya untuk melaksanakan penegakan aturan PPKM darurat. Tapi si pelaku melawan untuk ditutup tempat usahanya, malah kami disiram air panas. Saya cuma berharap dia minta maaf," ujarnya, Kamis (15/7).Dijatuhi Hukuman 2 Hari Kurungan atau Denda Rp300 ribuPedagang yang menyiram air panas ke anggota Satpol PP diketahui bernama Rakesh, warga Jalan Waru, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.Atas tindakannya itu, Rakesh dinilai telah melanggar aturan PPKM darurat. Ia dijatuhi hukuman 2 hari kurungan atau denda Rp 300 ribu dalam sidang yang digelar di kantor Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kota Medan.

Pedagang: Anak Istriku Bagaimana?

Setelah persidangan, Rakesh menyampaikan keluh kesahnya ketika warung miliknya ingin ditutup oleh petugas. "Mereka datang dengan tiga truk seperti teroris mau menutup warungku. Aku ada lima orang anak sekolah. Saat bagi rapor pakai uang. Semua pakai uang, kalau warung ditutup anak istriku bagaimana?" ujarnya. Rakesh juga mengungkapkan hingga saat ini ia tak dapat bantuan dari pemerintah provinsi maupun kota terkait dengan penerapan PPKM darurat. "Apa yang saya dapat? Terancam anak istriku. Siapa yang kasih makan? Pemerintah yang kasih makan anak istri saya? Tak ada pemerintah yang kasih makan, suruh tutup tapi tak bertanggung jawab," imbuhnya.

Video

Berikut videonya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh medantau.id (@medantau.id)

Baca Juga 8 Tanda Shockbreaker Motor Mulai Bermasalah, Jangan Diabaikan
Halaman Berikutnya DOI Adalah Identitas Digital Permanen: Fungsi, Struktur, dan Cara Mengeceknya
Rekomendasi